BPBD Bangli Belum Punya TRC, Usulkan Tambahan Pegawai ke Bupati dan BKD

Jumlah kebutuhan minimal TRC di Bangli sebanyak 12 orang yang akan dibagi menjadi tiga shift

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kalak BPBD Bangli I Ketut Gde Wiredana. BPBD Bangli Belum Punya TRC, Usulkan Tambahan Pegawai ke Bupati dan BKD 

“Kalau asal pegawai yang menjadi bagian TRC tentunya susah, karena kami harus mengajari dari awal. Begitupun TRC ini seluruhnya harus pria,” ujar mantan Kabid Ketahanan Pangan Dinas PKP Bangli ini.

Pihaknya berharap TRC di Bangli bisa segera terbentuk, sehingga penanganan saat terjadi bencana bisa dilakukan 24 jam.

Terlebih dari 9 kota/kabupaten di Bali, hanya Bangli yang belum memiliki TRC.

“Kalau minggu ini mendapat persetujuan, minggu ini bisa kita bentuk. Karena SK pembentukan TRC ini ada di kabupaten,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKD Bangli I Gede Artha tidak menampik banyak OPD di Bangli yang meminta surat persetujuan dari bupati, dan ditembuskan pada pihaknya untuk meminta tambahan pegawai.

Dalam hal ini, Gede Artha menegaskan BKD belum menerima surat ataupun konsultasi dari BPBD Bangli.

“Memang dulu pernah mengusulkan, namun perlu kita kaji terlebih dahulu apakah benar kekurangan tenaga,” ucapnya.

Adapun jika memang BPBD kembali berniat mengusulkan penambahan pegawai, Gede Artha menegaskan mutasi masih tetap bisa dilakukan namun harus mendapat persetujuan dari Mendagri.

Ini mengingat ada aturan dimana daerah yang melaksanakan pilkada, tidak boleh melakukan mutasi jabatan enam bulan sebelum dan enam bulan sesuah pilkada.

“Kalau BPBD sudah bersurat ke pak bupati, dan disetujui, kami akan segera proses di BKD. Karena yang berwenang memberikan pegawai pak bupati, sedangkan kami hanya memberikan kajian saja,” tandasnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved