Hujan Lebat di Payangan Sebabkan Jalan Jebol dan Kerusakan Pipa PDAM Gianyar

Hujan lebat yang melanda Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan, Gianyar mengakibatkan badan jalan utama jebol, Sabtu (4/4/2020) sore.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Prajuru Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan saat memasang penanda jalan jebol, Minggu (5/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Hujan lebat yang melanda Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan, Gianyar mengakibatkan badan jalan utama jebol, Sabtu (4/4/2020) sore.

Tak hanya itu, sejumlah ruas jalan juga mengalami keretakan. Masyarakat pun was-was saat melalui jalan ini, lantaran tanah di bawah jalan relatif labil.

Perbekel Buahan, I Wayan Sudarsa, Minggu (5/4/2020) mengatakan, di bawah jalan jebol tersebut sepanjang 10 meter, dengan kedalaman mencapai lima meter.

Sebelum jebol, kawasan desanya sempat dilanda hujan lebat dengan durasi relatif lama.

Uskup Denpasar Pimpin Ibadah Minggu Palma, Minta Umat Jangan Berkecil Hati Akibat Wabah Covid-19

Beberapa BUMDes di Denpasar Mulai Terapkan Sistem Belanja Online, Barang Langsung Antar

Sedang Pandemi, Sebaiknya Kurangi 6 Jenis Makanan yang Bisa Turunkan Imunitas Tubuh Ini

Karena tanah di bawah jalan labil, kerusakan pun tidak bisa dihindari.

Selain jebol, kata dia, di sejumlah ruas jalan aspalnya mengalami keretakan, sehingga masyarakat saat ini was-was ketika melewati.

Kata dia, jalan ini merupakan jalan menuju sejumlah hotel di Banjar Susut.

“Saat ini masyarakat was-was lewat karena ada aspal yang juga retak. Tanah di lokasi memang labbil dan posisi jalan teat berada di pinggir jurang,” ujarnya.

Untuk megantisipasi hal yang tak diinginkan, pihaknya telah memasang rambu penanda jalan rusak.

Dia berharap hujan lebat tak lagi turun, supaya tidak ada longsor susulan.

“Semoga tidak longsor lagi,” ujarnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bali Bagikan Ribuan Masker Kain ke Masyarakat Klungkung

Edukasi Warganya & Bubarkan Kerumunan di Tengah Ancaman Corona, Kepala Kampung Ini Malah Dipukuli

Tak Terdampak Meski Juventus Potong Gajinya, Pendapatan Cristiano Ronaldo Capai Rp 16,4 Triliun

Tak hanya di Desa Buahan, tanah longsor akibat hujan lebat juga terjadi di Desa Kerta, Payangan.

Bahkan di tempat ini, tanah longsor merusak pipa transmisi Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Gianyar atau (PDAM Gianyar).

Kondisi tersebut mengakibatkan, pelayanan tidak bisa dilakukan di kawasan Desa Kerta bagian timur.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana membenarkan hal tersebut.

Pemprov Bali Beri Bantuan Kepada Masyarakat Kurang Mampu Melalui PKH dan BNPT

Saat ini tengah proses perbaikan.

Pihaknya berharap untuk sementara waktu masyarakat bersabar.

Namun jika membutuhkan air mendesak, pihaknya mengimbau supaya mengubungi cabang Payangan, agar diantarkan air tanki.

“Distribusi kami berhenti di untuk kawasan Desa Kerta timur, khusunya di Tempekan Bou. Saat ini masih proses pengerjaan, kami upayakan secepatnya kondisi normal kembali,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved