Begini Percakapan Sengit Yasonna Laoly dan Najwa Shihab Soal Pembebasan Koruptor di Tengah Covid-19

Al hasil meski baru rencana, lontaran pernyataan Yassona Laoly pun menjadi sorotan hangat publik. Satu diantaranya yang terus menyoroti wacana

Kompas.com/Instagram@najwashihab
Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly (kiri) dan jurnalis Najwa Shihab. 

TRIBUN-BALI.COM - Wacana pembebasan narapidana kasus korupsi di tengah wabah virus corona atau Covid-19 memantik pro dan kontra publik di Tanah Air. 

Wacana tersebut semula digulirkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yassona Laoly

Al hasil meski baru rencana, lontaran pernyataan Yassona Laoly pun menjadi sorotan hangat publik.

Satu diantaranya yang terus menyoroti wacana tersebut adalah presenter Najwa Shihab

Dikutip via Tribunnews, menurut Najwa Shihab, pihaknya sempat mendapatkan konfirmasi soal pembebasan koruptor tersebut dari Yasonna.

Komunikasi keduanya dilakukan lewat WhatsApp yang diunggah Najwa di akun Instagram pribadinya.

Yasonna menyebut tanggapan Najwa Shihab soal pembebasan koruptor merupakan tuduhan tanpa dasar.

Bahkan Yassona menilai hal tersebut bersifat provokatif dan politis.

"Suudzon banget sih, provokatif dan politis. Belum ada kebijakan itu. Tunggu dong, seperti apa,” ungkap Yasonna dalam keterangan yang diunggah Najwa.

Dalam unggahan tersebut, Yasonna juga menjelaskan soal kriteria rencana pembebasan koruptor dan hal tersebut baru bersifat usulan.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved