Virus Corona

Cetak Rekor 1300 Kematian Selama 24 Jam, Sejarah Baru Keganasan Virus Corona di Amerika Serikat

AS mencetak rekor dunia dalam jumlah kematian karena covid-19 dalam 24 jam. Yakni tembus angka 1.300 kematian akibat virus korona.

Kolase Tribunnews/Daily Mail
Beredar video yang memperlihatkan belasan mayat korban corona diangkut ke dalam truk pendingin di New York, Amerika Serikat. 

TRIBUN-BALI.COM - Prediksi bahwa AS akan memasuki masa suram virus corona dalam dua pekan ke depan seolah menunjukkan kenyataan.

AS mencetak rekor dunia dalam jumlah kematian karena covid-19 dalam 24 jam. Yakni tembus angka 1.300 kematian akibat virus korona.

Tonggak sejarah yang suram membawa korban jiwa negara itu menjadi 8.503, dengan lebih dari 312.000 kasus.

Data tersebut dilansir dari sebuah laporan CNN, yang mengutip data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Sementara itu data terbaru dari situs Worldometers.info jumlah kematian akibat virus corona di AS sebanyak 1.076 orang. Total jumlah kematian 9.528 dan total kasus 333.017.

Ahli Bedah AS Jerome Adams pada hari Minggu memperingatkan bahwa minggu mendatang  akan menjadi yang "paling sulit dan paling menyedihkan" karena pandemi corona.

“Sangat tragis bahwa kita berbicara pada awal Pekan Suci karena ini akan menjadi minggu paling sulit dan paling menyedihkan dalam kehidupan kebanyakan orang Amerika,” kata Adams pada “Fox News Sunday.”

AS mengikuti jejak di belakang Italia dan Spanyol, dalam jumlah korban meninggal dunia karena corona.

Italia telah melaporkan lebih dari 15.000 kematian akibat virus, sementara Spanyol telah melihat setidaknya 12.000.

Di seluruh dunia, setidaknya ada 67.000 kematian terkait virus corona di antara lebih dari 1,2 juta kasus yang dikonfirmasi. Demikian data  Johns Hopkins.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved