Corona di Indonesia

Pasien Sembuh Corona di Jawa Timur Capai 38 Orang, Khofifah: Kami Apresiasi Kinerja Tim Medis

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali mengumumkan perkembangan terkini terkait penanganan pasien Corona atau Covid-19, Minggu

(KOMPAS.com/A FAIZAL)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUN-BALI.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali mengumumkan perkembangan terkini terkait penanganan pasien Corona atau Covid-19, Minggu (5/4/2020). 

Khofifah mengungkapkan terdapat 38 pasien terjangit virus Corona atau Covid-19 yang dinyatakan sudah sembuh di Jawa Timur

"Kita bersyukur jumlah pasien sembuh terus bertambah. 

Saat ini total sudah 38 pasien yang sembuh. Tambahan 8 orang, dari Kota Surabaya 4 orang dan dari Kabupaten Malang 4 orang," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu malam.

Jumlah itu, kata Khofifah, lebih tinggi dibanding pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 yang mencapai 14 orang.

"Karena itu kami sangat mengapresiasi kinerja tim medis," jelasnya.

Per Minggu malam, Khofifah juga menyebut ada tambahan pasien Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 35 orang sehingga menjadi total 187 orang dari sebelumnya 152 orang.

Kasus baru pasien positif Covid-19 didapati di Ponorogo 3 kasus, Lamongan 3 kasus, Sidoarjo 4 kasus, Kabupaten Kediri 3 kasus, Jombang 1 kasus, Gresik 1 kasus, Bondowoso 1 kasus, Kabupaten Malang 3 kasus, Nganjuk 1 kasus, Situbondo 2 kasus, Tulungagung 5 kasus, Surabaya 7 kasus, dan Pamekasan 1 kasus.

Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 926 orang dari 780 orang di hari sebelumnya.

Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 10.636 dari hari sebelumnya sebanyak 10.116 orang.

Khofifah mengimbau agar Dinas Kesehatan kabupaten/kota maupun 75 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur segera menggunakan alat rapid test yang sudah dibagi sebanyak 16.600 unit.

"Sebab sampai hari ini baru 6.263 alat rapid test yang sudah digunakan. Artinya masih ada sekitar 10.337 alat rapid test yang belum digunakan," terang Khofifah.

Menurutnya, dengan semakin cepat alat rapid test digunakan masyarakat yang berisiko tinggi, maka tim tracing bisa cepat melakukan pemetaan dan penanganan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 38 Pasien Terjangkit Virus Corona di Jawa Timur Sembuh, Gubernur Khofifah Apresiasi Tenaga Medis

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved