Rasionalisasi Akibat Covid-19, Dinas PUPR Perkim Bangli Batalkan Kegiatan Bernilai Rp 46 Miliar

Empat bidang kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli dipastikan tidak berjalan pada tahun 2020

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kondisi jalan jebol di wilayah Desa Abuan, Susut, Bangli, Bali, yang ditutup dengan pohon kelapa. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Empat bidang kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli dipastikan tidak berjalan pada tahun 2020 ini.

Hal tersebut merujuk pada suat Menteri Keuangan nomor S-247/MK.07/2020 tanggal 27 Maret 2020, perihal penghentian proses pengadaan barang dan jasa dari DAK fisik yang bersumber dari APBN 2020.

Sekretaris Dinas PUPR Perkim Bangli, I Made Soma menyebut, terdapat total sebesar Rp. 46,149 miliar lebih Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas PUPR Perkim Bangli.

Sesuai rencana, anggaran tersebut dibagi ke dalam empat bidang, yakni bina marga sebesar Rp 31,275 miliar, cipta karya sebesar Rp 7,112 miliar, irigasi sebesar Rp 4,710 miliar, serta Permukiman sebesar Rp 3,50 miliar.

PDP Covid-19 Berusia 16 Tahun Meninggal Usai Dirawat Sehari di NTB

Covid-19 Mulai Menjangkiti Hewan, Harimau Hingga Anjing Dinyatakan Positif

Sing Ningeh Munyi, Satpol PP Denpasar Bubarkan Paksa Kerumunan di Salah Satu Finance

“Ada sejumlah kegaitan yang tidak bisa berjalan. Sepeti di bidang bina marga, anggaran sebesar Rp 31 miliar lebih ini digunakan untuk membiayaai enam kegiatan peningkatan jalan atau hotmix. Di antaranya peningkatan jalan Kintamani-Gelagah linggah, peningkatan jalan Gelagah Linggah – Lembean, peningkatan jalan Lembean – Langgahan, serta tiga kegiatan serupa di wilayah Desa Siakin, Kintamani,” ujarnya Senin (6/4/2020).

Soma tidak memungkiri pembatalan kegiatan peningkatan jalan secara otomatis memperpanjang target penuntasan jalan hotmix yang menjadi program unggulan Bupati Bangli.

Di mana berdasarkan database, total jalan kabupaten di masing-masing kecamatan sepanjang 966,727 kilometer.

Sedangkan jalan yang belum terhotmix hingga kini masih tersisa 200 kilometer lebih.

“Semestinya dengan anggaran tersebut mampu menyelesaikan hampir 32 kilometer jalan,” ucapnya.

Terdampak Virus Corona, Bisnis 4 Artis Ini Terpaksa Tutup, Begini Curhat Ussy Hingga Inul Daratista

Patuhi Instruksi Jokowi, Wacana Pembebasan Koruptor Resmi Dibatalkan Kemenkumham

Putus Rantai Penyebaran Corona, Desa Adat Gelgel Bentuk Pararem & Denda Krama Yang Keluyuran Malam

Tak hanya peningkatan jalan, kegiatan lain seperti pebaikan daerah irigasi (DI) Sidembunut yang jebol pada bulan Maret tahun 2019 silam pun batal dilaksanakan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved