Corona di Bali

Cegah Kepanikan Masyarakat, Kapolsek Susut Pantau Stok dan Harga Sembako

Polsek Susut melakukan kegiatan pemantauan dan monitoring terhadap harga sembako di Pasar Tradisonal Kayuambua dan toko di wilayah Susut

Istimewa
Sejumlah personel polsek Susut ketika melakukan monitoring ketersediaan sembako di Pasar Kayuambua, Susut, Bangli, Bali Selasa (7/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Berbagai upaya dilakukan pemerintah, baik untuk memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) hingga melakukan antisipasi terhadap potensi yang terjadi.

Seperti yang dilakukan petugas Polsek Susut di Pasar Kayuambua, Bangli, Bali, Selasa (7/4/2020).

Kapolsek Susut, AKP I Made Gede Widia Adnyana mengungkapkan, salah satu potensi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 adalah peningkatan maupun kelangkaan harga bahan pangan.

Oleh sebab itu, pihaknya berupaya melakukan kegiatan pemantauan dan monitoring terhadap harga sembako di Pasar Tradisonal Kayuambua maupun beberapa toko dan kios yang ada di wilayah Susut.

Program Bedah Rumah Tetap Terealisasi Tahun Ini, Tahap Pertama Bedah 48 Unit Rumah

Sepeda Motor di Jalan By Pass Ngurah Rai Terbakar, Pihak Berwajib Ngaku Belum Terima Laporan

Pemerintah New York Makamkan Jasad Korban Covid-19 di Taman karena Kamar Mayat Penuh

Berdasarkan hasil monitoring, AKP Widia tidak menampik jika terdapat kenaikan harga sembako.

Kendati demikian kenaikan harga tersebut masih dalam batas kewajaran, dan stok barang juga masih mencukupi.

Pendistribusian ke sejumlah toko maupun kios di wilayah Susut juga diakui masih berjalan dengan normal.

“Selain itu tidak ada pembelian besar-besaran atau aksi borong barang dari masyarakat, yang menyebabkan ketersediaan barang langka. Oleh sebab itu kami mengimbau pada masyarakat agar tidak perlu cemas ataupun khawatir berlebihan terhadap ketersediaan sembako,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan, pengawasan dan monitoring terhadap perkembangan sembako ditengah masyarakat merupakan upaya yang selalu ia tekankan.

Baik kepada seluruh kapolsek jajaran Polres Bangli maupun personelnya.

Menurut Kapolres, pengawasan rutin ini mampu mengantisipasi dampak kepanikan di masyarakat, yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. (*).

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved