Didirikan Tahun 2019, Sahabat Bumi Bali Konsen Pada Pendidikan Hingga Sosial Ekonomi Masyarakat

Yayasan Sahabat Bumi Bali memiliki program pemilahan dan edukasi pembuat ecobrick, tanaman obat keluarga

Istimewa
Yayasan Sahabat Bumi Bali di Buleleng, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Yayasan Sahabat Bumi Bali merupakan salah satu Yayasan yang hadir di area Bali Utara, Buleleng, Bali.

Yayasan ini sendiri didirikan oleh tiga anak muda yang terdiri dari Gede Praja Mahardika SP S.K.M., Bakti Pratama dan Made Agoes Djanardana.

Awalnya mereka bertiga dipertemukan dalam kegiatan Pramuka yang dimana membuat mereka saling mengenal hingga akhirnya membentuk Yayasan Sahabat Bumi Bali pada tahun 2019.

"Konsen kami pada pendidikan, kesehatan, lingkungan serta sosial ekonomi masyarakat," ucap Gede Praja Mahardika SP S.K.M.,.

Jumlah Penumpang di Bandara Ngurah Rai Alami Penurunan 82 Persen Dibanding Maret 2019

Pemprov Bali Lakukan Pendataan UMKM yang Paling Terdampak Pandemi Covid-19

Selain Covid-19, Masyarakat Diingatkan Waspada terhadap DBD Karena Miliki Angka Kematian Tinggi

Menurutnya, Ia dan dua temannya memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda-beda dan tentunya menjadi saling melengkapi.

Adapun beberapa kegiatan yang pernah dilaksanakan, yaitu mulai dari program pemilahan dan edukasi pembuat ecobrick dari tahun 2016 serta pengembangan empon-empon atau tanaman obat keluarga.

"Antusias masyarakat sangat baik sekali, terutama Ibu-ibu PKK," sebut Gede Praja Mahardika SP S.K.M., pada Selasa (7/4/2020).

Di Yayasan ini juga memiliki kegiatan rutin berupa sinau bareng hingga belajar bersama untuk mengisi waktu luang siswa.

Selain menghadirkan kegiatan edukasi, Yayasan Sahabat Bumi Bali juga menawarkan berbagai produk seperti pupuk organik padat dan cair, ecoenzim, VCO, lukisan wajah plastik, dan ecobrick.

Yayasan ini juga menerima pesanan pembuatan kompos sampai dengan edukasi pengolahan organik dan plastik.

"Goals kami adalah berdirinya rumah ruang ecologi serta masyarakat mau memilah mengolah dan mengelola. Kedepannya juga kami akan lebih meningkatkan program lumbung pangan keluarga dan zero waste yang bekerjasama dengan koperasi pangan Bali Utara," ungkap Gede Praja Mahardika SP S.K.M., pada Tribun Bali.

Bagi Tribunners yang penasaran dengan berbagai kegiatan hingga produk-produk yang dihasilkan di Yayasan Sahabat Bumi Bali, Tribunners bisa mencari semua informasinya di akun Instagram @sahabatbumibali. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved