Corona di Bali

Pembangunan Sistem Resi Gudang di Desa Catur Bangli Batal Dilaksanakan Tahun Ini

Rencana pembangunan Sistem Resi Gudang di Desa Catur batal, anggaran pembangunan dialihkan untuk penanganan wabah virus Corona

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadisperindag Bangli, I Wayan Gunawan 

Dikatakan pula, sesuai perencanaan untuk tahun ini pihaknya hanya fokus terhadap pembangunan RSG.

Sedangkan pengadaan alat-alat kebutuhan lain dilakukan secara bertahap.

“Untuk RSG ini nantinya akan dikelola oleh badan usaha yang memiliki legalitas. Bisa koperasi, bumdes, dan sebagainya,” katanya.

Gunawan menegaskan untuk kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari dana DAK hanya pembangunan SRG.

Adapun kegiatan fisik lain yang juga tertunda adalah pembangunan dan revitalisasi Pasar Singamandawa.

Pria asal Desa Yangapi, Tembuku ini menyebut, pembangunan Pasar Singamandawa membutuhkan anggaran sebesar Rp. 35 miliar.

Anggaran itu bersumber dari BKK Provinsi Bali sebesar Rp. 25 miliar, dan Rp. 10 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Anggaran tersebut kita rencanakan tahun ini termasuk perencanaan Detail Engineering Design (DED). Seperti apa langkah selanjutnya tentu mengacu pada DED yang dibuat. Namun karena DED belum rampung, ya tidak bisa,” ungkapnya.

“Yang jelas kegiatan pembangunan dan revitalisasi Pasar Singamandawa mengandung empat unsur. Diantaranya dari sisi historis, mengingat pasar ini merupakan pasar pertama di Bali yang dibangun sejak zaman kerajaan. Disamping itu unsur pasar tradisional, pasar modern, serta mengandung unsur kepariwisataan. Sehingga kalau empat unsur itu bisa dikolaborasikan dan terwujud, tentu akan sangat unik,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved