Mengenal Lebih Dekat Berbagai Kegiatan dan Produk-produk Yayasan Sahabat Bumi Bali

Yayasan yang konsen terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan serta sosial ekonomi masyarakat ini, memiliki berbagai kegiatan edukasi

Istimewa- Bersumber dari akun Instagram @sahabatbumibali
Istimewa- Bersumber dari akun Instagram @sahabatbumibali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Selama beberapa waktu belakangan ini mulai banyak sekali terdengar dan terlihat gerbrakan-gebrakan dari aktivis maupun kelompok dan  komunitas yang bergerak dan konsen terhadap masalah sampah plastik.

Gebrakan serta kegiatan-kegiatan mereka tersebut, tentunya menjadi hal yang sangat positif untuk dicontoh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena sekecil apapun langkah yang dilakukan masyarakat, apabila dilakukan secara rutin dan bersama-sama tentunya akan memberikan manfaat positif bagi lingkungan.

Seperti beberapa kegiatan yang dilakukan Yayasan Sahabat Bumi Bali ini.

Yayasan yang konsen terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan serta sosial ekonomi masyarakat ini, memiliki berbagai kegiatan edukasi dan sangat positif serta bermanfaat bagi banyak orang.

Beberapa kegiatan yang pernah dilaksanakan yayasan ini, yaitu program pemilahan dan edukasi pembuat ecobrick tahun 2016, serta pengembangan empon-empon atau tanaman obat keluarga.

Yayasan ini juga memiliki kegiatan rutin sinau bareng atau belajar bersama untuk mengisi waktu luang siswa.

Selain menghadirkan kegiatan edukasi, Yayasan Sahabat Bumi Bali juga menawarkan berbagai produk, seperti pupuk organik padat dan cair, ecoenzim, VCO, lukisan wajah plastik, dan ecobrick.

Juga menerima pesanan pembuatan kompos sampai dengan edukasi pengolahan organik dan plastik.

Salah satu founder Yayasan Sahabat Bumi Bali, yakni Gede Praja Mahardika SP S.K.M., menyebutkan selama ini antusias masyarakat mengikuti berbagai kegiatan sangat baik, khususnya para Ibu-ibu PKK.

"Goals kami adalah berdirinya rumah ruang ecologi serta masyarakat mau memilah mengolah dan mengelola. Kedepannya juga kami akan lebih meningkatkan program lumbung pangan keluarga dan zero waste yang bekerjasama dengan koperasi pangan Bali Utara," ungkap Gede Praja Mahardika SP S.K.M.,

Goals ini tentunya ingin segera direalisasikan oleh Gede Praja Mahardika bersama dengan dua teman laimnya yang juga merupakan founder Yayasan Sahabat Bumi Bali.

Mereka adalah Bakti Pratama dan Made Agoes Djanardana.

Tiga orang anak muda ini awalnya dipertemukan dalam kegiatan Pramuka yang membuat mereka saling mengenal hingga akhirnya membentuk Yayasan Sahabat Bumi Bali pada tahun 2019.

(*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved