Sales Rokok di Buleleng Ini Nekat Jualan Narkoba, Gede Oye Mengaku Jalani Bisnis Haram 2 Bulan Ini

Berdalih karena alasan ekonomi, seorang sales rokok bernama Gede Agus Ariawan alias Gede Oye (41) nekat menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi saat menggiring tersangka Oye (kiri) dan tersangka Baruk (kanan) ke sel tahanan Mapolres Buleleng, Rabu (8/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Berdalih karena alasan ekonomi, seorang sales rokok bernama Gede Agus Ariawan alias Gede Oye (41) nekat menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Akibatnya, pria asal Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali ini harus merasakan gerahnya tidur di balik jeruji besi paling lama 12 tahun penjara.

Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP I Made Derawi pada Rabu (8/4) mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Oye dilakukan pada Sabtu (4/4) dinihari di pinggir jalan Kelurahan Kaliuntu.

Saat itu, polisi berhasil menemukan satu paket seberat 5.15 gram brutto yang dibungkus dengan lakban berwarna hitam.

Tak dapat mengelak, Oye pun akhirnya digiring ke Mapolres Buleleng untuk diperiksa.

Di hadapan polisi, Oye mengaku mendapatkan barang haram itu dari rekannya yang ada di Denpasar.

Kemudian, rencananya akan dijual kepada seorang pengguna yang saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

"Oye mengambil sabu itu kepada seseorang di Denpasar dengan menggunakan sistem tempel.

Sabu itu kemudian belum sempat dijual, yang bersangkutan sudah kami tangkap. Kami masih dalami sampai kami bisa menangkap pelaku utamanya," terang AKP Derawi.

Sementara tersangka Oye, mengaku telah menjalani bisnis haram itu sejak dua bulan belakangan ini, karena faktor ekonomi.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved