Transaksi KUPVA BB Turun 15,32 Persen, Bank Indonesia Arahkan KUPVA BB Batasi Jam Operasional 

Trisno Nugroho, menyampaikan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) mengalami imbas dari menurunnya kunjungan wisman akibat coron

Tribun Bali/A A Seri Kusniarti
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Merebaknya pandemi COVID-19 (Corona) di Indonesia, tentu saja berimbas ke beberapa sektor, termasuk pariwisata. 

Tak pelak, Bali yang sebagian besar perekonomiannya bertumpu pada sektor pariwisata juga terkena dampaknya. 

Sebagai langkah mengantisipasi penyebaran COVID-19, semua negara menerapkan kebijakan pembatasan wilayah serta pembatasan aktivitas ekonomi dan sosial. 

Hal ini mengakibatkan penurunan kunjungan wisman di Provinsi Bali sedalam 31,19 persen pada bulan Februari 2020 (mtm), dan diyakini akan turun lebih dalam pada bulan Maret 2020.

Tak Hanya Covid-19, Dokter Sebut Parahnya Meningitis juga Dipengaruhi Daya Tahan Tubuh

Dalam Rakor Covid-19, Pangdam IX/Udayana Sebut Kewaspadaan Masyarakat Bali Masih Rendah

Bupati Suwirta Laksanakan Patroli untuk Tertibkan Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Malam Hari

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, menyampaikan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) pun mengalami imbas dari menurunnya kunjungan wisman tersebut.

"Berdasarkan data per 31 Maret 2020, jaringan KUPVA BB yang beroperasional di Bali sebanyak 636 kantor, terdiri dari 129 Kantor Pusat dan 507 Kantor Cabang," sebutnya, Kamis (9/4/2020). 

Secara spasial, 67 persen jaringan kantor KUPVA BB berada di Kabupaten Badung yang merupakan pusat pariwisata Provinsi Bali.

“Transaksi jual beli valuta asing melalui KUPVA BB pada Februari 2020 sebesar Rp2,75 triliun," sebutnya. Terjadi penurunan sebesar Rp486,8 miliar (15,32 persen) jika dibandingkan transaksi jual beli bulan sebelumnya sebesar Rp3,24 triliun. 

Takut Dibawa ke Kantor Polisi Setelah Curi Kotak Amal, Pria Ini Mengaku ODP

Banting Setir Produk Jahitan, Dalam Sepekan Anggaryasih Dapat Pesanan 2.000 Masker

Di Tengah Pandemi Corona, Ini Permintaan KONI Denpasar Terkait PON

"Kami memperkirakan nominal transaksi akan mengalami penurunan yang dalam mulai bulan Maret ini," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved