Corona di Bali

350 Pekerja di Klungkung Dirumahkan, Belum Ada Warga Ajukan Permohonan Kartu Pra Kerja

350 pegawai di Klungkung dirumahkan karena imbas pandemi Covid-19 Corona di Bali

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya. 350 Pekerja di Klungkung Dirumahkan, Belum Ada Warga Ajukan Permohonan Kartu Pra Kerja 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Sekitar 350 pegawai di Klungkung dirumahkan karena imbas pandemi Covid-19.

Mereka didata Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung terkait Kartu Pra Kerja.

Hingga Jumat (10/4/2020), belum ada warga yang mengajukan permohonan Kartu Pra Kerja.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya mengungkapkan, di Klungkung terdapat 350 pekerja yang dirumahkan karena imbas pandemi Covid-19.

"Hampir semuanya yang dirumahkan bekerja di sektor pariwisata. Langkah ini dipilih pengusaha hotel atau restoran, karena tidak ada tamu. Sejauh ini di Klungkung belum ada yang sampai di-PHK. Statusnya dirumahkan dan akan kembali bekerja saat kondisi sudah normal," terang Gede Kusumajaya.

Para pekerja yang dirumahkan banyak kembali ke sektor informal seperti bertani, atau beternak.

"Para pekerja yang dirumahkan ini kembali ke-background mereka, ada yang bertani ada pula yang beternak," ungkap Gede Kusumajaya.

Ia masih terus melakukan pendataan ke sejumlah perusahaan dan usaha di Klungkung, untuk mengetahui jumlah pekerja yang dirumahkan karena imbas Covid-19.

Data itu diteruskan ke Pemerintah Provinsi Bali, terkait rencana kebijakan Kartu Pra Kerja.

Hingga Jumat (10/4/2020), ia mengatakan belum ada pekerja yang datang ke Kantor Dinas Tenaga Kerja untuk mengajukan kartu pra-sejahtera.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved