Tips Sehat untuk Anda

Amankah Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi Corona? Berapa Jarak Aman Olahraga dengan Orang Lain?

Walau memberlakukan pembatasan jarak fisik, tapi di banyak negara otoritas masih mengizinkan warganya berolahraga di luar ruang

Pixabay
Ilustrasi olahraga di luar rumah - Amankah Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi Corona? Berapa Jarak Aman Olahraga dengan Orang Lain? 

TRIBUN-BALI.COM - Walau memberlakukan pembatasan jarak fisik, tapi di banyak negara otoritas masih mengizinkan warganya berolahraga di luar ruang, seperti jogging, berjalan kaki, atau bersepeda, asalkan menjaga jarak 1-2 meter dengan orang lain.

Aturan tersebut memang menuai pro dan kontra karena tak sedikit pakar yang mengatakan olahraga di luar rumah tetap berisiko.

Pendapat tersebut didukung penelitian yang dilakukan tim gabungan dari Belgia dan Belanda.

Disebutkan bahwa sebisa mungkin kita harus menghindari orang lain selama berolahraga karena adanya udara slipstream di sekitar orang lain.

Menjaga jarak 1-2 meter dari orang lain disebutkan hanya efektif jika kita berdiri diam atau di luar rumah dengan kondisi tidak berangin.

Namun, saat kita berjalan, lari, atau bersepeda, sebaiknya kita lebih berhati-hati.

Ketika seseorang yang sedang berlari bernapas, bersin, atau batuk, partikel-partikel yang dikeluarkannya tetap melayang di udara dan terhirup orang di belakangnya.

Hal ini bisa disebut juga sebagai slipstream berupa “awan droplet”.

Kesimpulan tersebut dihasilkan tim peneliti setelah melakukan simulasi frekuensi kejadian partikel liur seseorang selama bergerak (jalan atau berlari).

Simulasi juga dilakukan pada berbagai posisi, antara lain berdekatan dengan orang, berada di belakang secara diagonal atau berada lurus di belakang.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved