Berita Banyuwangi

Forpimda Banyuwangi Intensifkan Posko Pantau Pemudik

Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi terus mengantisipasi gelombang pemudik

Surya/Haorrahman
Forpimda Banyuwangi Intensifkan Posko Pantau Pemudik 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi terus mengantisipasi gelombang pemudik.

Untuk itu, Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi terus menyusun langkah mengantisipasi kedatangan para pemudik di daerahnya.

Jajaran Forpimda Banyuwangi terus melakukan koordinasi untuk mengintensifkan posko pemantauan di sejumlah titik masuk Banyuwangi

"Kami koordinasi dengan Forpimda di Posko Gugus Tugas. Hadir Kapolresta dan Dandim, bersama kami menggelar rapat virtual dengan Forpimda yang lain, juga dengan para camat," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (10/4/2020).

Dalam rapat tersebut, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto mengatakan, Banyuwangi harus mengantisipasi kedatangan pemudik seiring dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

"Sejumlah daerah dilaporkan telah kedatangan gelombang pemudik. Saya kira akan terjadi juga di Banyuwangi. Semua anggota gugus tugas harus lebih fokus lagi pada upaya pencegahan penyebaran," kata Dandim.

Danlanal Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal menambahkan, Gugus Tugas akan meningkatkan pemantauan para pendatang di sejumlah cek poin, terutama pemantauan kesehatan.

Pemudik perlu di-screening kesehatannya untuk meningkatkan pemantauan kesehatan.

"Pendataan akan menjadi dasar bagi tim untuk memantau kesehatan para pendatang. Petugas di cek poin wajib dilengkapi dengan tenaga medis dan alat-alat penunjang, seperti thermal gun," imbuh Ketua DPRD I Made Cahyana Negara.

Kapolresta Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menegaskan agar seluruh anggota Gugus Tugas memaksimalkan pemantauan serta pendataan.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved