Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB, Gubernur BI Sebut Akan Berdampak Positif Bagi Pasar Keuangan di Indonesia

Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) dinilai Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bakal berdampak positif bagi pasar keuangan.

tribunnews
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Langkah pemerintah untuk mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19 melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) dinilai Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bakal berdampak positif bagi pasar keuangan

PSBB yang akan diberlakukan di Jakarta pada Jumat (10/4/2020) ini, diyakini oleh Perry sebagai langkah efektif untuk menekan dan mencegah penularan Covid-19. 

Dilansir Tribun Bali dari Kompas.com, Perry menjelaskan, jika PSBB akan direspon positif oleh investor di pasar keuangan

Pencegahan inilah yang membuat sentimen positif para investor semakin tinggi.

"Semakin cepat kita bisa mengatasi Covid-19, itu akan semakin baik.

Tidak hanya dampaknya terhadap aspek kemanusiaan dan kesehatan, tapi juga dampaknya terhadap ekonomi akan lebih rendah," kata Perry dalam konferensi video, Kamis (9/4/2020).

Adapun saat ini, sentimen para investor berangsur membaik. Kondisi risiko di global berangsur membaik terlihat dari indikator volatilitas pasar keuangan (Volatility Index/VIX).

VIX merupakan indikator ketakutan pasar (fear index) yang mengukur ekspektasi volatilitas dari pasar.

Perry penyebut, indeks VIX sempat berada di level 18,8 sebelum akhirnya pada minggu ke-2 hingga ke-3 maret meninggi di level 82 akibat wabah virus corona.

Namun belakangan, indeks VIX kembali menurun menjadi 43,3 didorong oleh kebijakan di berbagai negara.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved