Liga Premier Inggris

Liverpool Batal Juara Musim Ini; Menyakitkan Bagi The Reds, Berkah Bagi Manchester United

Rafael menilai jika Liverpool menjadi juara, eksistensi Man United sebagai tim terbaik Liga Inggris akan terancam

AFP/GEOFF CADDICK via KOMPAS.COM
Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino, dalam laga Liverpool vs Bournemouth pada pekan ke-29 Liga Inggris,Sabtu (7/3/2020). 

TRIBUNBALI.COM - Mantan bek Manchester United, Rafael da Silva, berharap Liga Inggris musim ini dibatalkan sehingga Liverpool batal juara.

Pendapat Rafael da Silva ini didasari oleh rivalitas panjang Liverpool dan Man United dalam sejarah sepak bola Inggris.

Rafael menilai jika Liverpool menjadi juara, eksistensi Man United sebagai tim terbaik Liga Inggris akan terancam.

"Semua orang berbicara tentang menyudahi Liga Inggris musim ini. Itu akan menyakitkan untuk Liverpool, tapi bagi kami (Man United) akan sangat baik," ujar Rafael dikutip dari situs Goal.

"Keberhasilan meraih gelar Liga Inggris ke-20 adalah momen paling spesial saya di Man United. Kami juara dan melewati koleksi Liverpool (19)," ujar Rafael menambahkan.

Man United terakhir kali juara juara Liga Inggris pada musim 2012-2013 bertepatan dengan momen Sir Alex Ferguson pensiun.

Gelar ke-20 itu membuat Man United menggeser Liverpool sebagai tim terbaik dalam sejarah Liga Inggris.

Kini ambisi Liverpool untuk menyamai raihan trofi Man United harus tertunda.

Liga Inggris saat ini ditangguhkan sejak 13 Maret 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Saat ditunda pada pekan ke-29, Liverpool untuk sementara memimpin klasemen Liga Inggris dengan koleksi 82 poin.

Liverpool unggul 25 poin atas juara bertahan Man City di urutan kedua yang baru bermain 28 kali.

Terkini, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, memberi pernyataan yang membuat fans Liverpool bisa bernapas lega.

Ceferin menilai Liverpool kemungkinan besar akan tetap menjadi juara Liga Inggris entah itu kompetisi dilanjutkan atau tidak.

Selain itu, Aleksander Ceferin juga menyebut seluruh kompetisi di Eropa kemungkinan akan dilanjutkan paling lambat akhir Mei sampai maksimal Juni 2020. 

Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved