Kelompok Nelayan Sari Segara Temukan 117 Telur Penyu Lekang di Pantai Penimbangan

117 butir telur penyu jenis lekang ditemukan Kelompok Nelayan Sari Segara, di pinggir Pantai Penimbangan

Kelompok Nelayan Sari Segara
Ratusan telur penyu jenis lekang ditemukan Kelompok Nelayan Sari Segara, Minggu (12/4/2020) dini hari. Kelompok Nelayan Sari Segara Temukan 117 Telur Penyu Lekang di Pantai Penimbangan 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Sebanyak 117 butir telur penyu jenis lekang ditemukan Kelompok Nelayan Sari Segara, di pinggir Pantai Penimbangan, Buleleng, Bali, Minggu (12/4/2020) dini hari.

Telur-telur itu kemudian dipindahkan ke bak penangkaran yang telah dibuat oleh kelompok nelayan tersebut, agar terhindar dari tangan jahil oknum.

Anggota Kelompok Nelayan Sari Segara Jro Gede Wiadnyana mengatakan, telur penyu ini ditemukan pihaknya saat melakukan pemantauan di sepanjang bibir Pantai Penimbangan.

Pemantauan memang rutin dilakukan, sebab bulan Februari hingga April 2020 merupakan musim penyu bertelur.

Sekira pukul 02.31 Wita, pihaknya tiba-tiba menemukan seekor penyu jenis lekang menguburkan telur-telurnya.

Pihaknya lantas menunggu indukan penyu itu kembali ke tengah laut, baru lah menyelamatkan ratusan butir telur penyu itu dengan memindahkannya ke bak penangkaran.

Wiadnyana menyebutkan, kedatangan penyu lekang untuk bertelur di Pantai Penimbangan ini baru pertama kali terjadi di tahun 2020.

"Memang saat ini adalah musimnya untuk bertelur, dan ini adalah penyu pertama. Karena sekarang musimnya, kami rutin melakukan pemantauan setiap hari di sepanjang bibir pantai. Kendati saat ini suasana pantai sedang sepi akibat wabah virus corona, kami tetap khawatir telur-telur itu diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab, atau terhempas ombak besar," terang Wiadnyana.

Seperti diketahui, Kelompok Nelayan Sari Segara sudah lima tahun melakukan upaya pelestarian penyu dengan membangun bak-bak penangkaran di sekitar kawasan Pantai Penimbangan, menyusul banyaknya penyu yang singgah untuk bertelur di pantai tersebut.

Hasilnya, sudah ada ribuan tukik yang berhasil ditetaskan, lalu dilepas liarkan ke laut.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved