Breaking News:

Masih Berpotensi Hujan, 2 Wilayah di Bali Ini Diperkirakan Memasuki Musim Kemarau Lebih Dulu

Iman Faturahman menyebutkan, adapun wilayah di Bali yang telah lebih dulu memasuki musim kemarau

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Sisi barat bendungan Gerokgak, Buleleng yang mengering sejak datang musim kemarau. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Prakiraan cuaca wilayah Bali per 12 sampai 14 April 2020 umumnya cerah berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang tidak merata di Bali bagian Utara dan Tengah pada siang sampai sore harinya.

Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar memperkirakan suhu udara berkisar antara 22 sampai 33 derajat Celcius, di mana kelembaban udara berkisar antara 55 sampai 93 persen.

Dengan kecepatan yang diprediksi berkisar antara 6 sampai 30 Km/Jam, angin umumnya bertiup dari arah Tenggara menuju Barat Daya.

Tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0.25 sampai 1 meter di Perairan Utara Bali, 1 sampai 2.5 meter di Perairan Selatan Bali, 0.5 sampai 2.5 meter di Selat Bali dan Selat Lombok.

Selain disebabkan wilayah Bali yang masih dalam periode musim hujan, adanya daerah belokan angin di sekitar Wilayah Bali juga mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan.

Nasib PON 2020 Papua Akan Ditentukan Dalam Rapat Terbatas di Istana Negara

Bantu PDAM Distribusikan Air Bersih, BPBD Kota Denpasar Kerahkan Truk Tangki

200 KK di Wilayah Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan Diberi Sembako, Yayasan Keluarkan Rp 100 Juta

BMKG memperkirakan suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 30 sampai 31 derajat Celcius, di mana hal ini menyebabkan kondisi air laut menjadi hangat dan memberikan kontribusi penguapan yang cukup untuk pembentukan awan-awan hujan.

Selain itu juga, kondisi ini didukung dengan adanya massa udara basah yang terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 mb (3.000 m).

Mengenai wilayah Bali yang hingga saat ini masih dalam periode musim hujan, Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Iman Faturahman mengatakan, meski saat ini sudah memasuki masa peralihan ke musim kemarau, terdapat sejumlah wilayah di Bali yang tetap masih diguyur hujan.

2 Hal Besar Ini Harus Dilakukan agar Indonesia Tak Jadi Episenter Baru Corona

6 Film Favorit Ini justru Dilarang Tayang di Beberapa Negara, Ada Film Wonder Woman

Ini Fakta Menarik Tentang Pangeran Mateen, Pangeran dari Brunei Darussalam

“Ada beberapa wilayah yang sudah memasuki musim kemarau, tapi ada juga yang belum, karena di Bali sendiri karakter musimnya berbeda-beda. Jadi wajar masih ada hujan,” ujar Iman ketika diwawancarai Tribun Bali, Minggu (12/4/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved