Sedang Berburu Ayam Hutan, Warga NTT Temukan 4 Bom Peninggalan Perang Dunia II di Gua

Empat orang warga Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan empat buah bom peninggalan Perang Dunia II

Sedang Berburu Ayam Hutan, Warga NTT Temukan 4 Bom Peninggalan Perang Dunia II di Gua
Tribun Bali/ Net
iLUSTRASI BOM

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Empat orang warga Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan empat buah bom peninggalan Perang Dunia II.

Bom ditemukan saat empat warga tersebut sedang berburu ayam hutan di sebuah hutan di desa setempat, Minggu (12/4/2020) kemarin.

"Benda yang diduga bom non aktif ditemukan dalam lubang gua alam di Putun Lete Desa Oeletsala," ujar Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, kepada sejumlah wartawan, Senin (13/4/2020).

Evakuasi bom itu, melibatkan anggota Dalmas Polres Kupang dan tim Gegana Satuan Brimob Polda NTT.

KPAI Terima 213 Aduan Pembelajaran Jarak Jauh, Mayoritas Ngeluh Karena Tugas Berat dari Guru

Selamat Jalan Dokter Soekotjo dan Dokter Sudadi, Total 28 Dokter Meninggal Karena Virus Corona

Koster Petakan Masyarakat dan Dunia Usaha yang Terdampak Covid-19, Serta Sumber Bantuannya

Tim Gegana Sat Brimob Polda NTT yang tiba di lokasi penemuan bom langsung melakukan evakuasi empat buah bom mortir non aktif dengan panjang kurang lebih 60 sentimeter tersebut dari dalam gua alam.

Selanjutnya, bom non aktif tersebut dibawa tim Gegana Brimob Polda NTT dipimpin AKP Gojal, ke Mako Gegana Sat Brimob Polda NTT.

Penemuan bom itu berawal dari empat warga yakni Sonu Nenobesi, Yusuf Nenobesi, Honin dan Esau Batmalo hendak berburu ayam hutan di sekitar tempat tinggal mereka.

Saat tiba di lokasi Putun Lete, Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Honin dan Yusuf Nenobesi yang memegang senter, melihat empat buah benda yang menyerupai bom di gua alam Putun Lete.

Petinggi Sunda Empire Ngaku Bisa Hentikan Virus Corona di Dunia: Saya Lagi Cari Biang Keladinya

Kondisi Pasar Keuangan Membaik, Bank Indonesia Optimistis Cadangan Devisa Akan Meningkat

Ruang Isolasi Terbatas, RSUD Wangaya Rujuk 1 Pasien Covid-19 Ke RS PTN Unud

Setelah melihat benda yang menyerupai bom tersebut, mereka langsung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah untuk melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat.

Warga dan RT, lalu melaporkan ke pihak polisi.

Aparat keamanan Polres Kupang dipimpin Kapolres Kupang menindaklanjutinya dan melaporkan ke Satuan Brimob Polda NTT.

Polisi sempat memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian dan menyerahkan proses selanjutnya ke Satuan Brimob Polda NTT.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau bom mortir tersebut dalam keadaan non aktif dan merupakan peninggalan perang dunia II," ujar Aldinan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Temukan 4 Bom Peninggalan Perang Dunia II di Dalam Gua"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved