Breaking News:

Kebakaran Bangunan Penjualan Tiket Pura Luhur Uluwatu, Begini Penjelasan Polisi

Kebakaran Bangunan Penjualan Tiket Pura Luhur Uluwatu, Begini Penjelasan Polisi

Istimewa
Bangunan Loket Tiket Pura Uluwatu Habis Terbakar Kerugian Capai Ratusan Juta, Selasa (14/4/2020) 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Terkait peristiwa kebakaran sebuah bangunan loket penjualan tiket masuk Pura Luhur Uluwatu siang tadi.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus So’oi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar kejadian sekitar pukul 10.30 WITA siang tadi, sekira pukul 11.00 WITA api dapat dipadamkan dalam keadaan aman dan lancar. Penyebab kebakaran diperkirakan korsleting listrik,” jelas AKP Yusak, Selasa (14/4/2020) saat dikonfirmasi tribunbali.com.

Terdapat 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos BPG dan Pos Lurah Benoa dikerahkan untuk memadamkan api yang melahap bangunan tersebut.

Tidak ada korban jiwa namun kerugian materil menurutnya diperkirakan mencapai Rp 500 juta karena di dalam bangunan tersebut terdapat satu buah komputer, satu buah dekoder wifi, satu unit AC, satu buah dispenser, dua unit alat transaksi tiket, satu unit handy talky beserta charger.

Juga terdapat satu buah meja kasir, satu unit HP, satu kotak tempat selendang dan sarung beserta isinya, dua buah kursi dan meja kayu, tiga buah garis line, satu buah papan petunjuk, satu buah denah areal Uluwatu, satu kit perlengkapan P3K, dan dua unit CCTV.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah bangunan loket penjualan tiket yang berada di areal parkir Pura Uluwatu di Lingkungan Banjar Tengah, Jalan Raya Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan habis dilahap si jago merah, sekira pukul 10.30 WITA.

Bangunan berukuran 5x3 meter luas 15 meter tersebut habis terbakar untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil saja yang ditimbulkan.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Dari penuturan salah seorang petugas parkir disana, Mangku Jastra (56) yang sedang berada dilokasi, ia melihat api sudah cukup besar membakar bangunan loket karcis. Namun, karena keterbatasan alat, pihaknya kemudian menghubungi pos Damkar BPG untuk meminta bantuan,” jelas Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung (Damkar), I Wayan Wirya.

Menanggapi laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan petugas damkar dan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos BPG dan Pos Lurah Benoa langsung diluncurkan ke lokasi.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved