Bali United

Rindukan Lapangan Hijau, Pemain Bali United Spaso: Semoga Juli Kompetisi Bergulir Kembali

Striker berdarah Montenegro ini, menginjakkan kaki pertama di Indonesia adalah di Pulau Dewata.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Pemain Bali United Spaso saat latihan bersama tim. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kisah Ilija Spasojevic, target man Bali United, ke Indonesia pertama kali tidak semua orang tahu.

Striker berdarah Montenegro ini, menginjakkan kaki pertama di Indonesia adalah di Pulau Dewata.

Saat itu, ia bermain untuk tim Bali Devata di kancah Liga Primer Indonesia.

Nama Bali yang tersohor menjadi magnet bagi Spaso memilih berkarir di Indonesia.

Hasil Lelang Aset Perkara Korupsi Chris Sridana Rp 6 M Diserahkan Kejari Denpasar ke PT Angkasa Pura

Penduduk Tanpa Identitas Domisili Kota Denpasar dan Tinggal 1 X 24 Jam Wajib Lapor Kepala Lingkungan

Ini Perbedaan yang Dirasakan Teco dan Keluarga saat Jalani Paskah Antara di Bali dengan Brasil

Setelah itu, pemain Naturalisasi Indonesia ini berpindah memperkuat sejumlah klub tanah air dan negara Asia, hingga ia kembali menjadi bagian Bali United musim 2018 dan merengkuh gelar juara Liga I Indonesia bersama Bali United musim 2019.

"Bali adalah pulau istimewa. Waktu itu ada cerita bagus tentang Bali. Saya menyukai Bali dan bergabung dengan tim di Bali. Suasananya juga nyaman dan saya menikmati berada di tim Bali Devata waktu itu sebelum sekarang di Bali United," jelas Ilija Spaso.

Demi fokus di Bali United, ia telah membeli rumah di bilangan Kerobokan dan akan menetap selamanya bersama dua buah hatinya.

Spaso saat ini menjadi aktor penting untuk tim kebanggaan warga Bali, Bali United. Ia sangat merindukan lapangan hijau dan tak sabar kembali berjuang bagi Bali United saat wabah virus ini selesai.

"Sangat- sangat rindu, bukan hanya saya saja tetapi seluruh pemain di Indonesia juga sangat rindu. Selain pekerjaan juga hobi. Terakhir adalah 15 Maret bulan lalu bersama tim Bali United bertanding lawan Madura United , stelah itu belum ada lagi waktu bersama tim. Tentu sangat rindu. Tapi mau bagaimana lagi karena ada virus ini. Semoga saja bulan Juli kompetisi bisa kembali berjalan, " jelasnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved