Banjar Ujung Kesiman Larang Warga Terima Anak Kos Baru, Bila Bandel Tak Dapat Pelayanan Adat & Dinas

Sejak dibentuk Satgas sejak 6 April 2020 lalu berbagai terobosan dilakukan dengan melibatkan para elemen masyarakat.

Dok Banjar Ujung
Satgas Gotong Royong Covid-19 di Banjar Ujung Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Denpasar membentuk Satgas Gotong Royong Covid-19.

Kegiatan ini digerakkan dengan swadaya dan menetapkan aturan ketat.

Mulai membantu warga yang terisolasi terdampak Covid-19 hingga pelarangan bertamu serta menerima kos baru.

Sejak dibentuk Satgas sejak 6 April 2020 lalu berbagai terobosan dilakukan dengan melibatkan para elemen masyarakat.

Tempat Karantina PMI di Sengkidu Karangasem Dijaga Ketat Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19

Tertangkap Bawa Kokain Saat Masuk Bali, Perempuan Asal Rusia Ini Dituntut Tiga Tahun Penjara

Personil Polres Gianyar yang Jaga Tempat Karantina Covid-19 Dicek Kesehatannya

Mulai dari Pecalang, Kelian Adat, Sekaa Teruna, Dasa Wisma PKK hingga Tim Medis.

Pengawas sekaligus Kaling Banjar Ujung Kesiman I Gusti Rai Ari Temaja, saat ditemui, Kamis (16/4/2020) mengatakan, langkah-langkah efektivitas pencegahan awal dilakukan dengan sosialisasi kepada warga.

Mulai mengajak warga wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan hingga penyemprotan disinpektan secara mandiri setiap warga.

"Awal sosialisasi kami memantau pintu masuk, kita wajibkan memakai masker setiap warga dari luar yang masuk wilayah Banjar Ujung, apabila tidak memaki masker kita tidak izinkan masuk," katanya.

Selain menerapkan pola hidup sehat, warga Banjar Ujung  secara swadaya juga membuka donasi untuk membantu warga kurang mampu yang terdampak Covid.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved