Tertangkap Bawa Kokain Saat Masuk Bali, Perempuan Asal Rusia Ini Dituntut Tiga Tahun Penjara

Dari terdakwa didapati barang bukti berupa kemasan tabung transparan berisi serbuk putih mengandung kokain seberat 0,14 gram netto.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Jaksa Widyaningsih saat membacakan tuntutan dalam sidang yang digelar via teleconference di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tatiana Firsova (38) dituntut pidana penjara selama tiga tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Perempuan asal Rusia dinilai bersalah terkait perkara narkotik.

Demikian disampaikan Jaksa Widyaningsih saat membacakan surat tuntutan di persidangan yang digelar secara teleconference di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (16/4/2020).

Diketahui, Tatiana nekat membawa narkotik jenis kokain saat berkunjung ke Bali.

Personil Polres Gianyar yang Jaga Tempat Karantina Covid-19 Dicek Kesehatannya

BREAKING NEWS: Kapal Pesiar Bawa Ratusan ABK WNI Bali Tiba,Petugas Lakukan Rapid Test di Dalam Kapal

Ia ditangkap ketika tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung.

Dari terdakwa didapati barang bukti berupa kemasan tabung transparan berisi serbuk putih mengandung kokain seberat 0,14 gram netto.

Terhadap tuntutan jaksa tersebut, terdakwa kelahiran 3 Januari 1982 yang menjalani sidang di LP Perempuan Kelas IIA Denpasar, didampingi penasihat hukumnya akan menanggapi dalam pembelaan (pledoi) tertulis.

"Mohon waktu satu minggu, Yang Mulia," ucap Made Suardika Adnyana selaku penasihat hukum terdakwa.

Dengan demikian sidang dengan majelis hakim pimpinan Kony Hartanto akan dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan nota pembelaan dari pihak terdakwa.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa Widyaningsih menyatakan, bahwa terdakwa yang berprofesi sebagai cosmetology ini bersalah melakukan tindak pidana telah menyalahgunakan narkotik golongan I bagi diri sendiri.

Terdakwa dinilai melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009, sebagaimana dakwaan ketiga jaksa penuntut.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Tatiana Firsova berupa pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi selama menjalani tahanan sementara," tegas jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini.

Diungkapkan dalam surat dakwaan, tindak pidana yang menjerat terdakwa ini terjadi pada saat dirinya tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 19.30 Wita.

Saat itu, petugas Bea Cukai Ngurah Rai melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat Qatar airways QR 962 rute Doha-Denpasar di terminal Kedatangan Internasional.

Pada saat giliran terdakwa diperiksa, menunjukan gerak gerik yang mencurigakan sehingga dibawa ke ruang khusus untuk diperiksa secara mendalam.

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan dalam jaket warna abu-abu yang dipakai oleh terdakwa  pada saat itu barang berupa 1 buah tabung transparan berisi serbuk putih dengan berat 6,65 gram bruto," beber Widyaningsih

Lalu barang bukti berupa serbuk putih itu dibawa ke Laboraturium Bea dan Cukai Ngurah Rai sehingga diketahui mengandung kokain.

Alhasil, terdakwa beserta barang bukti langsung diamankan dan diserahkan ke pihak Polresta Denpasar. "Setelah dilakukan penimbangan oleh penyidik, didapat total berat bersih keseluruhan 1 kemasan tabung transparan berisi serbuk putih mengandung kokain adalah 0,14 gram netto," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved