Breaking News:

Corona di Indonesia

Cegah Krisis Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus Siapkan Kebijakan Perekonomian

Cecep menuturkan, pemerintah harus fokus untuk menyiapkan kebijakan yang berfokus pada sektor perekonomian.

Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali
Ilustrasi penurunan ekonomi 

TRIBUN-BALI.COM - Pakar kebijakan publik Cecep Darmawan menyarankan kepada pemerintah agar mulai menyiapkan kebijakan yang tepat untuk menyelamatkan kondisi negara pasca pandemi Covid-19.

"Dampak pendemi ini menurut saya bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi dunia. Saya memperkirakan akan menimbulkan krisis ekonomi. Tapi seperti apa, saya kira ahli ekonomi yang bisa menjelaskan," ujar Cecep saat dihubungi, Jumat (17/4/2020).

Cecep menuturkan, pemerintah harus fokus untuk menyiapkan kebijakan yang berfokus pada sektor perekonomian.

Sebab, pandemi telah membuat perekonomian global mengalami penurunan.

Akibat Pandemi Covid-19, PM Australia Wacanakan Social Distancing Selama Satu Tahun

Angka Positif Covid-19 MelaluiTransmisi Lokal di Bali Meningkat, Ini Imbauan Pemerintah

1,5 Juta Karyawan Telah Dirumahkan, Guru Besar UB Beri Masukan Ini Kepada Pemerintah

Pemerintah membutuhkan kebijakan yang saling bersinergi. Jika parsial, akan memperlambat atau menggagalkan proses pembenahan negara pasca pandemi.

"Kalau sektoral akan gagal. Jadi tanpa integrasi pusat dan daerah, hingga masyarakat tidak akan efektif," ujarnya.

Cecep menilai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja merupakan salah satu hal yang bisa diharapkan untuk mengatasi sektor perekonomian bangsa meski saat ini masih menjadi polemik.

"Yang penting substansi-substansi dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, termasuk dalam menangani kaitannya dengan ekonomi," ujarnya.

Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja bukan hanya sekadar mengatur lapangan kerja. Peraturan itu mengatur berbagai hal, salah satunya ekonomi.

Dia mengatakan Omnibus Law Cipta akan menghapus tradisi dari civil law menjadi common law.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved