Corona di Bali

Karantina PMI Asal Klungkung Dijaga Ketat Personel Gabungan

Sebanyak 99 PMI (Pekerja Migran Indonesia) di Klungkung, Bali, saat ini menjalani karantina di tiga hotel berbeda

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada ketika menjemput pekerja migran Indonesia (PMI) asal Klungkung, di Klungkung, Bali, Minggu (19/4/2020). Karantina PMI Asal Klungkung Dijaga Ketat Personel Gabungan 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGUNG - Sebanyak 99 PMI (Pekerja Migran Indonesia) di Klungkung, Bali, saat ini menjalani karantina di tiga hotel berbeda.

Mereka juga dijaga ketat personel gabungan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, semisal ada PMI yang keluyuran saat masa karantina.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, pihaknya menempatkan personel BPBD, termasuk TNI dan Polri untuk menjaga para PMI yang sedang menjalani karantina.

Para petugas yang menjaga PMI ini, juga diberikan fasilitas kamar di lokasi karantina.

"Saya sudah menempatkan petugas gabungan melibatkan, Satpol PP, petugas BPBD, TNI, Polri dan petugas kesehatan di setiap tempat karantina. Hal ini untuk mengantisipasi ketika ada PMI yang tidak disiplin,” jelas Suwirta, Minggu (19/4/2020).

Menurutnya, Pemkab Klungkung memiliki tanggung jawab besar terhadap PMI yang sedang menjalani karantina.

Termasuk tanggung jawab sosial, dimana lokasi PMI itu dikarantina.

Sehingga pihaknya tidak ingin ada PMI asal Klungkung berkeliaran ke luar tempat karantina selama menjalani karantina.

"Meskipun kami tahu, PMI yang dikarantina sebenarnya kondisinya sehat (negatif Covid-19). Tapi pemikiran orang kan berbeda-beda. Karena itu pengawasan PMI harus maksimal,” ungkap Suwirta.

Hingga saat ini, jumlah PMI yang dikarantina Pemkab Klungkung berjumlah 99 orang.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved