Virus Corona

30 Persen Warga Amerika Percaya Teori Konspirasi tentang Asal Muasal Virus Corona

Salah satu kesalahpahaman yang paling umum tentang Covid-19 adalah dari mana asal muasal virus tersebut.

Istimewa
amerika serikat 

TRIBUN-BALI.COM - Pada saat wabah virus corona menyebar ke pelosok dunia, informasi yang salah pun turut menyebar bersamaan dengan pandemi itu.

Salah satu kesalahpahaman yang paling umum tentang Covid-19 adalah dari mana asal muasal virus tersebut.

Saat para ilmuwan masih meneliti asal-usul virus, pada saat ini, para ahli percaya bahwa Covid-19 kemungkinan berasal dari kelelawar menjangkiti manusia melalui hewan perantara yang tidak diketahui.

Akan tetapi, sebuah survei Pew baru-baru ini menemukan hampir 30 persen (%) warga Amerika mempercayai sesuatu yang lain - yaitu, teori konspirasi bahwa Covid-19 diciptakan oleh manusia di laboratorium.

Pemkab Karangasem Kembali Jajaki Beberapa Hotel sebagai Tempat Karantina PMI

Kasus Keprok Kaca Mobil Kembali Terjadi di Jalan Hang Tuah Densel, Begini Keterangan Korban & Polisi

Banyuwangi Siapkan Insentif untuk Santri

Dan hampir seperempat dari mereka yang disurvei percaya bahwa ada manusia yang menciptakan Covid-19 dengan sengaja.

Melansir Vox.com, hasil jajak pendapat mungkin tampak mengejutkan, tetapi juga mencerminkan betapa sulitnya untuk menyampaikan informasi yang akurat tentang pandemi dengan jelas kepada mereka yang paling membutuhkannya.

Responden survei memiliki beberapa pandangan yang kontradiktif tetapi mengungkapkan tentang klaim virus corona.

Survei Pew bertanya kepada 8.914 orang dewasa Amerika apakah mereka percaya jenis virus corona saat ini "muncul secara alami, dikembangkan secara sengaja di laboratorium, dibuat secara tidak sengaja di laboratorium, atau tidak benar-benar ada."

Hanya 43% yang memilih "muncul secara alami," sementara 23% dari mereka yang disurvei mengatakan virus itu dibuat secara sengaja oleh manusia.

 Adapun 6% lainnya mengatakan itu dibuat secara tidak sengaja, dan 1% mengatakan virus itu tidak benar-benar ada.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved