Ibu-ibu PKK Desa Tigawasa Bangun Dapur Umum untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Bagi masyarakat yang hendak menyumbang, sembako bisa dalam bentuk beras, telur, atau bahan pokok lainnya, dapat diserahkan langsung ke Kantor Perbekel

Pixabay
Ilustrasi virus corona covid-19 - 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Partisipasi masyarakat dalam memutus penyebaran Covid- 19 di Buleleng terus muncul.

Seperti dilakukan pemerintahan Desa Tigawasa, Banjar yang membangun dapur umum, untuk membantu para Lansia dan penyandang disabilitas.

Ibu-ibu PKK akan memasak di dapur umum kemudian dikirim ke para Lansia dan penyandang disabilitas.

Masyarakat yang lain, dipersilakan untuk menyumbang bahan makanan ke dapur umum.

Perbekel Desa Tigawasa, I Made Suadarmayasa mengatakan, dapur umum ini akan dibangun di kantor Perbekel Desa Tigawasa, Selasa (21/4/2020) ini. Rabu besok sudah beroperasi.

Bagi masyarakat yang hendak menyumbang, sembako bisa dalam bentuk beras, telur, atau bahan pokok lainnya, dapat diserahkan langsung ke Kantor Perbekel Desa Tigawasa.

"Kami membuat dapur umum untuk meringankan sedikit beban para Lansia dan penyandang disabilitas di tengah-tengah wabah Covid ini. Karena kalau menunggu anggaran pemerintah, harus nunggu regulasi lagi. Kalau lewat dapur umum ini kan murni dari sumbangan masyarakat, sehingga bisa langsung bisa diberikan," ungkap Suadarmayasa ketika dihubungi, Senin (20/4/2020).

Bila logistik yang disumbangkan cukup banyak, maka bantuan makanan akan diberikan dua kali dalam sehari.

Demikian dengan sasarannya, tidak menutup kemungkinan juga akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang ada di Desa Tigawasa.

"Kami memilih memberikan makanan yang sudah dimasak, karena jumlahnya bisa banyak. Sehingga bantuan ini bisa menyentuh kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Suadarmayasa mengaku, sudah banyak masyarakat, terutama pengusaha yang ada di Desa Tigawasa, menyatakan kesediaan menyumbang sembako.

"Program ini untuk membantu warga yang terdampak Covid, sehingga bisa sedikit meringankan beban hidup mereka. Mudah-mudahan banyak masyarakat yang mau ikut berpatisipasi menyumbangkan bahan makanan yang bisa dimasak," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved