Breaking News:

Pemkot Membuat Program Serupa Kartu Pra Kerja Untuk Yang Ber-KTP Denpasar, Ini Skemanya

Akan tetapi dari beberapa kali gelombang pendaftaran tersebut, tak semua pekerja ini bisa lolos untuk mendapat kartu pra kerja.

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
Foto ilustrasi pekerja yang dirumahkan atau di PHK 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Para pekerja yang dirumahkan maupun kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diminta untuk melalukan pendaftaran kartu pra kerja.

Akan tetapi dari beberapa kali gelombang pendaftaran tersebut, tak semua pekerja ini bisa lolos untuk mendapat kartu pra kerja.

Oleh karena itu, Pemkot Denpasar membuat program serupa kartu prakerja yang diperuntukkan bagi pekerja yang dirumahkan maupun di PHK dan ber-KTP Denpasar.

Program tersebut bernama Kartu Kerja Sewaka Guna Karya.

Asisten III Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Senin (20/4/2020) mengatakan isi dari kartu ini yakni menyerupai kartu pra kerja.

Di mana untuk pendanaannya menggunakan APBD Kota Denpasar.

"Ini dibuat karena tidak semua tenaga kerja kita akan berhasil memperoleh kartu prakerja itu. Isinya menyerupai kartu prakerja nasional, ada pelatihan, juga bantuan langsung tunai," katanya.

Sementara itu, karena saat ini realisasi kartu pra kerja belum berjalan, pihaknya juga sudah mulai memberikan bantuan langsung tunai kepada pekerja yang dirumahkan dan di PHK.

"Antisipasi prakerja belum datang, kami berikan BLT Rp 600 ribu perbulan perorang," katanya.

Adapun data terakhir pekerja ber KTP Denpasar yang dirumahkan maupun di PHK sebanyak 2.162 orang.

"Untuk BLT tersebut sudah mulai disalurkan pada tanggal 17 April kemarin dengan data bersumber dari APBD," katanya.

Adapun data jumlah pekerja yang dirumahkan maupun di PHK diverifikasi di masing-masing desa maupun lurah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved