Banyak Warga Dikarantina, Desa Adat Bungaya Gelar Nunas Ica Peneduh Gumi

Nunas Ica Peneduh Gumi saat Tilem Sasih Kedasa digelar khusus untuk memohon keselamatan karena banyak warga yang dikarantina terkait Covid- 19.

Tribun Bali/ Eri Gunarta
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Desa Adat Bungaya, Karangasem akan menempuh langkah niskala untuk melawan penyebaran Covid- 19. Satu di antaranya dengan mengelar Nunas Ica Peneduh Gumi saat Tilem Sasih Kedasa, Rabu (22/4/2020).

Sabha Desa Adat Bungaya, Gede Krisna Adi Widana mengatakan, upacara tersebut dilakukan khusus menyangkut merebaknya Covid- 19.

"Kegiatan ini dilakukan karena ada musibah yakni Corona. Krama adat gelar upacara Nunas Ica Peneduh Gumi saat Tilem Sasih Kedasa untuk memohon kepada Tuhan agar bumi menjadi sejahtera dan manusianya bahagia," kata Krisna Widana, Selasa (21/4/2020).

Langkah ini disetujui oleh De Kabayan Wayan, Sabha Desa Adat Bungaya, berserta dua desa dinas, yakni Perbekel Desa Bungaya Kangin, Ida Bagus Nyoman Sudira dan Perbekel Desa Bungaya, I Made Putra Darmayasa.
Upacara digelar Rabu (22/4/2020) mulai puukul 08.00 Wita.

Semua krama Adat Bungaya diimbau melaksanakan sesuai dengan arahan. Pertama diminta haturkaan banten rayunan atau sodaan putih kuning di sanggah kamulan milik warga.

Kedua, segahan putih kuning di halaman merajan. Yang ketiga menghaturkn segahan 9 tangkihan berisi bawang, jahe dan garam dicampur arak atau bram di luar rumah. Keempat, setelah sembahyang warga langsung minta tirta pakuluh atau wangsuh pada di sangah kamulan untuk mohon rahayu.

"Mohon kehidupan kepada Ida Bhatara dan Bhatari, terutama di Bhatara 3 sakti," ungkap Krisna Widana.

Kelima, semua krama agar berdiam diri di rumah. Tidak keluar rumah jika tak ada keperluan. Sedangkan keenam, semua agar melakukan persembahyangan di tempat tinggalnya masing - masing.

"Untuk krama Adat Bungaya semuanya yang memiliki usaha di pasar, mini market, toko, warung dan sebagainya agar tidak buka saat itu," pintanya. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved