Corona di Bali

Ditpolairud Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga di Nusa Lembongan dan Nusa Penida

Direktur Polairud Polda Bali, Kombespol Hadi Purnomo mengatakan, bantuan sembako itu ditujukan untuk meringankan beban para pelaku wisata.

Istimewa
Distribusi paket sembako oleh Ditpolairud Polda Bali kepada masyarakat terluar Pulau Bali atau di Nusa Lembongan dan Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dit Polairud Polda Bali mendistribusikan bantuan sembako dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk Masyarakat luar pulau Bali, yaitu warga Nusa Lembongan dan Nusa Penida.

Bantuan tersebut diperuntukkan kepada masyarakat pelaku pariwisata Bali, yang terkena dampak Covid -19 dengan turunnya jumlah wisatawan ke Bali.

Direktur Polairud Polda Bali, Kombespol Hadi Purnomo mengatakan, bantuan sembako itu ditujukan untuk meringankan beban para pelaku wisata.

Jejak Langkah RA Kartini: Sosok Pelopor Kesetaraan Kaum Perempuan di Tanah Air

Lahir Selasa Paing Medangkungan, Menikmati Hidup Senang saat Umur Ini

3 Fakta Ibu Meninggal Setelah Melahirkan Bayi Kembar & Dinyatakan Positif Corona, 1 Anak Meninggal

Seperti diketahui, bahwa kunjungan wisata mengalami penurunan drastis sejak merebaknya Covid-19.

Karena itu, Kementrian Pariwisata melalui Ditpolairud memberikan bantuan sembako kepada warga terluar Bali.

Khusunya di dua pulau wilayah Kabupaten Klungkung tersebut.

"Tujuannya tentu saja untuk setidaknya meringankan beban para pelaku wisata," ucapnya, Selasa (21/4/2020).

Sentimen Pasar & Covid-19 Sebabkan Harga Minyak Dunia Jatuh Hingga Level Terendah dalam Sejarah

Persiapan Pensiun, Eks Pemain Timnas Indonesia Agus Nova Buka Usaha Pangkas Rambut di Bali

Hadi menyebut, untuk bantuan itu berupa sembako yang di bagikan berupa, mie instan 600 kotak, kemudian ada paket 600 tas masing-masing berisi beras 5 kilogram, minyak goreng dua liter, gula pasir dua kilogram, kecap satu bungkus, kopi saset 10 bungkus dan kemasan kotak lima teh gelas.

Semua itu didistribusikan pada Senin (20/4/2020) kemarin.

"Jadi dari dermaga Pelabuhan Benoa kami saluran ke masing-masing pulau. Kami mulai pukul 08.00 Wita pagi hari dan selesai semua pada pukul 17.00 Wita sore hari," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved