Kontak dengan Pasien Positif Corona, Tujuh Keluarga di Karangasem Harus Karantina Mandiri

Dalam waktu dekat, 7 keluarga itu rencananya dilakukan rapid test yang kedua untuk kembali memastikan.

Pixabay
Ilustrasi karantina covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sebanyak 19 warga Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem harus melakukan karantina mandiri lantaraan pernah melakukan kontak dengan orang positif Covid- 19.

Jumlahnya 7 keluarga yang melakukan karantina mandiri sejak Senin (20/4) lalu.

Perbekel Desa Bungaya Kangin, IB Nyoman Sudira mengungkapkan, memang hasil rapid test mereka sebelum melakukan karantina, negatif. "Walaupun negatif tapi kita tetap minta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, sesuai ketentuan dari tim kesehatan," jelas IB Sudira, Selasa (21/4/2020).

Dalam waktu dekat, 7 keluarga itu rencananya dilakukan rapid test yang kedua. IB Sudira berharap, hasil rapid test yang kedua juga negatif.

Selama karantina, mereka akan mendapat bantuan logistik. Satgas Covid- 19 Desa Bungaya Kangin mengalang dana dari donatur untuk keperluan warga yang melakukaan karantina mandiri. Logistik disediakan petugas gugus desa. Seperti beras, lauk pauk, dan lainnya. Salah satunya, logistik didapat dari anggota DPRD Dapil Bebandem.

"Kita terus galang bantuan untuk warga yang melakukan isolasi mandiri. Harapannya kebutuhan yang bersangkutan tiap harinya bisa terpenuhi. Semoga hasil rapid test yang kedua negatif," harap IB Sudira.
"Saya berterimakasih ke relawaan dan donatur yang peduli," tambah Sudira.

Untuk dana desa, menurut Sudira, belum bisa digunakan karena masih tahap pembahasan. Sebelumnya, anggaran desa telah diplot untuk pembangunan yang lain. “Pembahasan anggaran segera akan kita lakukan," janji Sudira. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved