Seorang Remaja Diamankan Polisi Karena Kasus Persebutuhan Anak Dibawah Umur di Tabanan

Saat ini pelaku sudah ditahan di Makopolres Tabanan dan terancam hukuman penjara selama 15 tahun.

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur. 

Karena tak mendapat jawaban, pelapor kemudian mengajaknya pulang ke rumah.

Esok harinya, pelapor kembali menanyakan ihwal peristiwa mengapa korban bisa berada di penginapan.

Saat itu, korban pun mengakui bahwa sebelumnya telah melakukan hubungan badan dengan pria yang bernama HI (Pelaku).

Pelapor yang mendengar pengakuan dari korban pun merasa tak terima dan marah. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, Senin (20/4). 

Mendapat laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tabanan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

Dari keterangan pelaku yang bekerja di perusahaan swasta ini, statusnya dengan korban adalah berpacaran.

Pelaku sebelumnya sempat merayu korban untuk melakukan hubungan badan dengan berjanji akan bertanggung jawab jika korban hamil. 

"Status mereka (pelaku dan korban) itu berpacaran. Saat ini masih kami terus kembangkan," kata Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP I Made Pramasetia, Rabu (22/4).

Dia melanjutkan, modus yang digunakan pelaku adalah dengan cara merayu dan berjanji akan bertanggung jawab jika semisalnya nanti korban hamil.

 Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 81 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 64 KUHP.

"Saat ini sudah kami tahan,dan pelaku terancam kurungan 15 tahun," tandasnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved