Galang Dana Covid- 19, Dua Orang Ngaku Wartawan Ditangkap Gunakan Asosiasi Wartawan Demokrasi Bali

Sumbangan ke panti sosial Rp 15 juta sementara biaya operasional malah sebesar Rp 17 juta.

tribun bali/ i made ardhiangga ismaya
Kapolres Jembrana menggelar jumpa pers di Mapolres, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satreskrim Polres Jembrana merampungkan pemeriksaan terhadap tiga orang mengaku wartawan yang menggalang dana memanfaatkan momentum penanganan Covid- 19 dengan jumlah tak masuk akal.

Proposal penggalangan dana itu diajukan ke sejumlah pejabat dan instansi.

Satu orang hanya dijadikan saksi. Sementara dua lainnya yang mengajukan proposal berjudul “Bhakti Sosial” itu dikenai pasal Tipiring.

Kedua orang itu sudah diperiksa sejak Selasa (21/4/2020) hingga Rabu (22/4/2020).

Mereka dikenakan UU tentang pengajuan uang dan bantuan.

Karena ancaman hukuman hanya tiga bulan, mereka hanya dikenakan wajib lapor.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, dalam UU No 9 tahun 1961 disebutkan bahwa setiap pengumpulan bantuan harus ada izin dari pihak berwenang.

"Pasal yang kami sangkakan tindak pidana mengumpulkan uang menggunakan proposal tanpa izin dari pejabat berwenang," ucapnya, Kamis (23/4/2020).

Proposal itu diajukan ke beberapa pejabat dan instansi. Di antaranya kepada Kapolres, PDAM, Kasatlantas Polres Jembrana juga Dandim.

Proposal itu mengatasnamakan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Provinsi Bali.

Dalam proposal disebutkan, kegiatan menghabiskan dana Rp 63,5 juta.

Rinciannya, sumbangan ke panti sosial Rp 15 juta, akomodasi wartawan Rp 12 juta, bantuan 250 paket sembako Rp 7,5 juta, biaya operasional plus makan Rp 17 juta, biaya tak terduga Rp 15 juta, biaya publikasi Rp 5 juta, dan biaya sewa mobil untuk 10 hari Rp 2 juta.

Dua orang yang mengaku wartawan online itu: Dewa Made Dwi Putra Ernandha dan Iskandar.

Satu lagi seorang pengangguran yang disuruh mengantarkan proposal ke beberapa instansi, hanya dijadikan saksi.

Selanjutnya kedua tersangka segera disidangkan di pengadilan. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved