Peristiwa Gianyar
Pernikahan Batal Karena Virus Corona, Perempuan Gianyar Berniat Terjun dari Jurang Setinggi 15 Meter
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Peristiwa percobaan bunuh diri terjadi di areal jembatan Banjar Susut, Desa Buhan, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali, pada Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 10.10 Wita.
Seorang perempuan berinisial NMW (32) asal Payangan mencoba bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan.
Namun beruntung aksinya berhasil digagalkan oleh warga dan aparat kepolisian.
Menurut keterangan NWM pada, ia nekat mau bunuh diri karena gagal dinikahi oleh pacarnya, MS (50) asal Payangan.
Namun menurut pacarnya, ia tidak membatalkan pernikahan, tetapi hanya menunda lantaran terkendala biaya dan karena adanya pandemi virus Corona atau covid-19.
Informasi dihimpun Tribun Bali, Jumat (24/4/2020), NWM hendak mau bunuh diri dengan cara lompat ke jurang dengan ketinggian sekitar 15 meter, yang di bawahnya terdapat aliran sungai.
Namun upayanya dapat digagalkan oleh warga dan anggota Polsek Payangan.
Menurut keterangan pelaku, dirinya nekat hendak melakukan bunuh diri karena pacarnya ingkar janji tidak mau menikahinya.
Namun keterangan berbeda didapatkan saat aparat menanyakan pacar pelaku.
Menurut pacarnya, dirinya bukan ingkar janji, tetapi menunda giat pernikahan karena kendala biaya dan karena adanya virus corona.
Kapolsek Payangan, AKP Ferry Sihaloho tidak memberikan komentar.
Dia meminta agar mengkonfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Payangan.
Kanit Reskrim Polsek Payangan, IPDA Putu Gede Agung Ariawan membenarkan hal tersebut.
Kata dia, saat ini permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Bukan karena ingkar janji, tapi pacarnya menunda pernikahan karena masalah biaya, dan situasi saat ini juga tidak mendukung akibat pandemi covid-19.
Mereka ini duda dan janda, persoalan sudah diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya seizin kapolsek.
Kasus Percobaan Bunuh Diri di Tabanan
Sebelumnya seorang wanita lain bernama Yuliatin (20) juga nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun di Jembatan Sungai Yeh Empas tepatnya di sebelah Utara Pasar Dauh Pala, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Bali, Kamis (2/4/2020) siang.
Beruntung ada masyarakat yang melihat dan menggagalkan percobaan tersebut.
Ia nekat melakukan percobaan bunuh diri ditenggarai karena tak ingin dimadu dan tidak kunjung dinikahi oleh kekasihnya yang notebene sudah menikah dan punya anak dua.
Menurut informasi yang diperoleh, Yuliatin awalnya datang ke Bali bersama saudaranya sejak delapan bulan lalu.
Ia kemudian bekerja di sebuah warung.
Selama bekerja di warung tersebut, ia kemudian kenal dengan seorang pria berinisial S (36) tersebut.
Seiring waktu berjalan, ia dan S pun menjalin hubungan cinta yang notabene hubungan gelap.
Sebab, S ini ternyata sudah berkeluarga dan dikaruniai dua orang anak.
Meskipun begitu, Yuliantin pun menginginkan S untuk menikahi dirinya dengan syarat tak ingin dimadu.
Namun S tak mengabulkan keinginannya karena sudah berkeluarga.
Karena permintaannya tak dikabulkan, Yuliantin pun merasa frustasi.
Selanjutnya pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 11.00 Wita, ia kemudian melampiaskan rasa frustasinya dengan meneguk minuman keras bersama dua orang temannya di tempat kosnya.
Setelah selesai minum datanglah kekasihnya namun ia justru marah dan bergegas keluar kosnya dengan jalan kaki menuju jembatan Yeh Empas.
Sekitar pukul 13.30 Wita, ia sampai di jembatan tersebut dan mau bunuh diri dengan cara naik pada pagar pembatas jembatan sebelah Utara.
Beruntungnya, belum sempat menceburkan dirinya ada seorang warga yang kebetulan melintas di TKP dan langsung berhenti untuk menyelamatkannya dengan cara menarik tangannya.
Setelah itu barulah korban dirangkul oleh saksi dan unit patroli Polsek Tabanan untuk diantar menuju Polsek Tabanan.
"Korban asal Jember ini nekat karena ingin dinikahi kekasihnya tapi kekasihnya tersebut tak mengabulkannya karena sudah berkeluarga," kata Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada, Kamis (2/4/2020).
Kompol Sukanada melanjutkan, beruntungnya percobaan bunuh diri yang dilakukan wanita tersebut digagalkan oleh seorang warga yang kebetulan melintas dengan cara menarik tangannya dan kemudian dibawa ke Polsek Tabanan.
"Sekarang korban sudah kami amankan sembari dilakukan pembinaan. Dan kami juga sedang menghubungi pihak keluarganya untuk proses selanjutnya," tandasnya.
Kontak bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling,
Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-depresi-a.jpg)