Corona di Bali

IAI Bali Sumbang 7.000 Alat-alat Medis ke 20 Faskes di Gianyar

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian IAI Bali terhadap tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanggulangan dan penanganan virus corona

Dok IAI
IAI PC Gianyar menyerahkan bantuan ke RSU Ganesha, Gianyar, Bali, Sabtu (25/4/2020). IAI Bali Sumbang 7.000 Alat-alat Medis ke 20 Faskes di Gianyar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bali Pengurus Cabang Gianyar menyalurkan bantuan sebanyak 7.000 aneka jenis alat-alat medis, alat pelindung diri ke 20 rumah sakit pemerintah, swasta dan Puskesmas di Kabupaten Gianyar, Bali.

Ketua IAI PC Gianyar Dewa Ayu Swastini mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian IAI Bali terhadap tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanggulangan dan penanganan virus Corona atau Covid-19.

Bantuan ini diserahkan dalam dua tahap, tahap pertama hari ini Sabtu (25/4/2020), ke tiga RS swasta di Kabupaten Gianyar.

Sedangkan tahap kedua, Senin (27/4/2020), akan disalurkan ke 17 fasilitas kesehatan lain melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gianyar.

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari masker N95, nurse cap, gloves, hand sanitizer jeriken dan kemasan, multivitamin, alkohol swab hingga teh herbal.

"Total ada sekitar 7 ribuan jumlahnya yang merupakan donasi dari pengurus pusat, pengurus daerah Bali dan anggota IAI Cabang Gianyar," kata Dewa Ayu.

"Hari ini kami berikan di RS Ari Canti, RS Ganesha dan Premagana. Hari Senin nanti ke RS Kasih Ibu Saba dan RS Famili Husada. Yang swasta langsung kami serahkan, untuk pemerintah, seperti RS Sanjiwani, RS Payangan serta 13 Puskesmas kami distribusikan lewat BPBD Gianyar," jabar dia.

Menurutnya, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit dipilih karena memang dirasa perlu menjaga ketersediaan alat-alat medis untuk penunjang penanganan pasien.

"Ketersediaan alat-alat medis di rumah harus benar-benar dijaga, menjadi alat penunjang dalam penanganan pasien, apalagi alat-alat semacam ini sifatnya sekali pakai," jelas dia.

Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana ini berharap bantuan tersebut menjadi suntikan semangat bagi para tenaga medis bahwa banyak pihak di luar yang terus mendukungnya.

"Kami ingin memberikan optimisme bagi mereka para tenaga medis, mereka adalah pahlawan," katanya.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat agar menaati imbauan pemerintah dengan selalu menggunakan masker saat di luar rumah, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan social dan physical distancing.

"Mulai dari diri kita, selamatkan orang-orang di sekitar kita, dengan begitu kita juga meringankan beban dari petugas medis yang saat ini berjuang," pungkasnya.

(*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved