473 Pemudik dari Bali Dilarang Menyeberang di Gilimanuk, Diminta Putar Balik

Kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat yang hendak keluar Bali untuk mudik, diminta kembali, penghentian di sepanjang Denpasar-Gilimanuk.

tribun bali/ i made ardhiangga ismaya
Anggota Polwan Polres Jembrana memeriksa kendaraan yang menuju Pelabuhan Gilimanuk. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sebanyak 473 orang yang hendak mudik ke Jawa dihalau oleh Satlantas Polres Jembrana menjelang menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk.

Mereka diminta putar balik, menyusul terbitnya Permenhub No 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid- 19.

Hingga Minggu (26/4/2020) pagi, sudah tercatat 473 orang dihalau menuju Jawa.

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti mengatakan, larangan mudik mulai diterapkan Jumat (24/4/2020) siang.

Sejumlah kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat yang hendak keluar Bali untuk mudik, diminta kembali.

Penghentian dilakukan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk.

Putar balik ini, diakui Iptu Shinta Ayu Pramesti sudah sesuai dengan peraturan menteri, dan hanya untuk daerah yang memang sedang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Shinta menjelaskan, penerapan putar balik ini hanya berlaku kepada warga yang hendak menuju ke daerah yang menerapkan PSBB.

Sementara daerah yang menerapkan PSBB di antaranya ialah DKI Jakarta dan Sumatera Barat.

Sedangkan kabupaten atau kota, yang sudah menerapkan PSBB adalah Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Bekasi, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Tangerang, Kota Pekanbaru, Kota Makassar,
Kota Tegal, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kota Cimahi.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved