Berita Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Memesan Satu Juta Masker Kain Pada Ratusan UMKM di Banyuwangi

Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Pemkab Banyuwangi memesan satu juta masker kain kepada usaha mikro, kecil, dan menengah

Surya/Haorrahman
Ratusan UMKM Garap Pesanan 1 Juta Masker dari Pemkab Banyuwangi 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Pemkab Banyuwangi memesan satu juta masker kain kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang konveksi alias para penjahit kampung di kabupaten tersebut.

Saat ini, ratusan UMKM terus bekerja lembur menyelesaikan pesanan masker yang bakal dibagikan gratis ke masyarakat.

”Masker sangat penting untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus. Jadi di satu sisi masker-masker ini membantu mencegah virus, di sisi lain ikut membantu memberi nafas kepada UMKM dan ibu-ibu penjahit di kampung-kampung agar tetap ada pemasukan dalam situasi sulit saat ini,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (26/4/2020).

BPTD Provinsi Bali dan NTB Menghentikan Sementara Pelayanan Transportasi Darat ke Masyarakat

Bawa Ganja Kering, Haironi Dibekuk Satnarkoba Polres Gianyar

Pemprov Bali Siapkan Balai Diklat BPK RI Jadi Tempat Isolasi bagi Pasien Positif Covid-19

Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi Rr. Nanin Oktaviantie menjelaskan, pemesanan satu juta masker dilakukan dalam dua tahap.

• Ini Tips dan Trik untuk Fresh Graduate Agar Bisa Mendapat Pekerjaan Meski Tak Punya Pengalaman

• BPTD Provinsi Bali dan NTB Menghentikan Sementara Pelayanan Transportasi Darat ke Masyarakat

• Kisah Pasutri Berbulan-bulan Berlayar di Laut: Minim Akses Internet dan Tak Menyadari Badai Covid-19

"Tahap pertama 500.000 masker sudah hampir selesai, kami deadline 29 April sudah harus selesai semua. Kami melibatkan 200 UMKM dalam dua tahap. Setelah tahap pertama selesai 29 April, lanjut persiapan pembuatan masker tahap kedua," kata Nanin.

Para UMKM alias penjahit kampung itu, sambung Nanin, tersebar di seluruh kecamatan.

Mereka juga berasal dari asosiasi perajin dan ibu-ibu binaan program kewirausahaan pemerintah daerah.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved