Polres Buleleng Periksa Kendaraan yang Menuju Gilimanuk, Cari Pemudik

Untuk masyarakat dari luar yang hendak ke Bali, telah diperiksa oleh petugas yang ada di pintu-pintu masuk seperti Gilimanuk atau Padang Bai.

istimewa
Polisi memeriksa kendaraan yang lewat di depan Pos Sekat, Desa Pejarakan, Buleleng Minggu (26/4/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Polres Buleleng pada Sabtu (25/4/2020) berhasil melarang tiga kendaraan yang hendak mudik ke Jawa Timur.

Larangan mudik ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma, Minggu (26/4/2020) mengatakan, pihaknya memang telah membangun pos sekat di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak.

Pos ini dibangun khusus untuk memantau para pemudik. Pada Sabtu (25/4/2020) malam, ditemukan tiga mobil yang hendak mudik ke Jawa.

Di antaranya mobil Daihatsu Luxio berpenumpang delapan orang asal Tabanan, yang hendak mudik ke Sumenep, Jawa Timur.

Selanjutnya Avanza berpenumpang enam orang asal Desa Gondol, Kecamatan Gerokgak, yang hendak mudik ke Mojokerto, Jawa Timur.

Kemudian Suzuki Ertiga yang dikendarai satu orang asal Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, yang hendak menuju ke Jawa Timur.

"Awalnya mereka ngotot ingin tetap mudik, namun kami berikan pemahaman dan pendekatan humanis, akhirnya tiga kendaraan itu membatalkan niatnya untuk mudik. Kami harap masyatakat bisa mengerti dan memaklumi, hal ini kami lakukan untuk mencegah penularan Covid- 19," kata Kompol Wiranata.

Untuk masyarakat dari luar yang hendak ke Bali, imbuh Kompol Wiranata, telah diperiksa oleh petugas yang ada di pintu-pintu masuk seperti Gilimanuk atau Padang Bai.

Sehingga, pihaknya di Buleleng, hanya fokus kepada masyarakat yang akan keluar lewat jalur Desa Pejarakan.

“Daerah lain juga saya rasa sama, warga yang hendak mudik pasti dicegat dan dilarang juga. Jadi lebih baik urungkan niat untuk mudik. Lakukan ibadah di rumah masing-masing, ikuti anjuran pemerintah agar kita semua selamat," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved