Corona di Bali

Dewan Bali Dapil Buleleng Cek Kesiapan Penanganan Covid-19 di Buleleng

Anggota DPRD Bali dari Dapil Buleleng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng

shutterstock
Ilustrasi virus corona covid-19. Dewan Bali Dapil Buleleng Cek Kesiapan Penanganan Covid-19 di Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - DPRD Bali terus turun memantau kesiapan penanganan Covid-19 di berbagai daerah.

Salah satunya dengan turun di dapil (daerah pemilihan) masing-masing.

Beberapa waktu lalu, anggota DPRD Bali dari Dapil Buleleng melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry.

Anggota DPRD Bali lainnya yang ikut, antara lain Gede Kusuma Putra, IGK Kresna Budi, Dewa Made Mahadnyana, Somvir, Jro Nyoman Rai Yusha, Kadek Setiawan, Gusti Ayu Mas Aries Sujati, Putu Mangku Mertayasa, dan Komang Nova Sewi Putra.

Kedatangan rombongan DPRD Bali tersebut diterima Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, dan Sekda Buleleng Gede Suyasa.

Dewan Bali ingin mengetahui bagaimana Pemkab Buleleng mengambil kebijakan dalam penanganan Covid-19.

Hasilnya, setelah dilakukan pengecekan ke lapangan dengan turun langsung ke Kecamatan Banjar Buleleng, disimpulkan pertama, penanganan PMI (Pekerja Migran Indonesia) disepakati dengan wajib karantina.

Namun berdasarkan kondisi objektif yang ada, sebagian PMI dikarantina di desa asal dengan pengawasan Satgas Covid-19 Desa.

“Kami menyarankan agar pengawasan karantina di desa harus betul-betul terkoordinasi, dan dijamin disiplin karantina. Karena pada kenyataannya, PDP yang terjadi selama ini 80% lebih dari Imported cased. Diharapkan pengawasan, disiplin dan kenyamanan PMI dengan pola karantina di desa (sekolah, dll) dilaksanakan,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Minggu (26/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved