Dapat Arahan Senator Bali, Perusahaan Finance Ini Siap Patuhi Aturan Restrukturisasi Kredit

Arahan diberikan saat rapat pembahasan di Kantor DPD RI, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Rabu (29/4/2020).

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Sejumlah lembaga multi finance mengikuti Rapat pembahasan aduan restrukturisasi di Kantor DPD RI, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Kota Denapsar, Bali, Rabu (29/4/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah industri perbankan dan finance mendapatkan arahan dari Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali, Arya Wedakarna.

Arahan diberikan saat rapat pembahasan di Kantor DPD RI, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Rabu (29/4/2020).

Pada kesempatan itu, Senator yang akrab disapa AWK itu memberikan apresiasi bagi industri perbankan maupun finance yang kooperatif menjalankan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang restrukturisasi bagi massyarakat di tengah pandemi covid-19.

"Jika melihat sosio-culture masyarakat Bali, bahwa rakyat Bali memiliki tingkat kepatuhan yang baik maka saya berharap tata kelola penanganan kewajiban bayar para konsumen di Bali akan menjadi role model untuk daerah lainnya di Indonesia," ujar AWK kepada Tribun Bali

Teladani Kartini, Ketua TP PKK Bnyuwangi Ajak Perempuan Berperan Aktif Hadapi Covid-19

Puasa Genap Seminggu, Inilah Jadwal Imsakiyah di Sembilan Kabupaten/Kota se Bali

Pintu Keluar Masuk Bali Diperketat, Pemprov Imbau Masyarakat Pertimbangkan Kembali Rencana Mudik

Sementara itu, salah satu pihak multifinance, FIF Group menyampaikan pihaknya telah menyetujui sebanyak sekitar 16.700 nasabah untuk restrukturisasi dari total sebanyak sekitar 23.300 kreditur yang mengajukan permohonan.

Banyaknya angka restrukturisasi sebagai dukungan terhadap arahan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.

"Dalam kondisi ini mari 'hand in hand' untuk memberi arahan, penjelasan, sosialiasi OJK, Finance Company, DPD kepada debitur yang terkena dampak Pandemi Covid-19," kata Branch Manager FIF Group Made Kunang Sw.

FIF berkomitmen membantu dan melayani konsumen yang mengajukan Relaksasi sesuai dengan POJK serta tanpa ada biaya administrasi.

"Terhadap konsumen yang melakukan pengaduan ke AWK center, kami menerima baik masukan apapun dan kami akan menindaklanjuti sesuai dengan Regulasi OJK," pungkasnya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved