Corona di Bali

Setiap Desa di Klungkung Melakukan Pendataan Penerima BLT-DD, Bantuan Tetap Beracuan Pada DTKS

Tetap Beracu Pada 14 Kriteria Kemiskinan, Kemungkinan Tidak Banyak Warga Penuhi Kriteria Penerima BLT Dana Desa

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Pengendalian Penduduk Wayan Suteja, 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Setiap desa di Klungkung saat ini tengah melakukan pendataan terkait penerima BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa), untuk membantu warga miskin terdampak Covid-19.

Hanya saja bantuan ini tetap beracuan pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan 14 kriteria kemiskinan.

Sehingga khususnya di Klungkung, Bali, kemungkinan tidak banyak warga yang mendapatkan BLT-DD

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Pengendalian Penduduk, Wayan Suteja menjelaskan, sesuai petunjuk teknis dari pemerintah pusat, jumlah BLT-DD  yang diterima masyarakat sejumlah Rp 600.000 selama tiga bulan.

Bale Gede Warga Tabanan Ini Ludes Terbakar, Ni Wayan Purnama Rugi Rp 80 Juta

Trump Tak Bertanggungjawab Atas Banyaknya Keracunan karena Disinfektan di AS

Masyarakat di Denpasar Diharapkan Tak Menerima Tamu atau Kerabat di Masa Pandemi Covid-19

Penerima merupakan warga miskin yang sudah masuk dalam DTKS, kehilangan mata pencaharian, dan anggota keluarga yang memiliki penyakit kronis atau menahun.

"Selain itu penerima BLT-DD ini  juga merupakan warga yang belum menerima bantuan lainnya seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan Penerima Kartu Pra Kerja. Sehingga tidak ada warga yang menerima bantuan double atau tumpang tindih," ungkap Wayan Suteja, Selasa (28/4/2020).

Dokumen hasil pendataan ini nantinya dibahas dalam musyawarah desa khusus (musdesus) untuk validasi, finalisasi, dan penetapan data calon penerima BLT-DD

"Jika ditemukan keluarga miskin, tapi tidak masuk data DTKS, tetap dapat BLT Dana Desa. Selanjutnya penerima BLT Dana Desa yang baru, diusulkan dalam pemutahiran data DTKS," jelasnya.

Namun, penerima BLT-DD ini juga tetap beracu pada 14 kriteria kemiskinan, yakni luas lantai kurang dari 8 m2, tempat tinggal berlantai bambu, tanah, atau kayu murah.

Rumah berdinding tembok tanpa plester, bambu, kayu murah, atau rumbia.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved