Corona di Indonesia

Terdampak Corona, Koperasi Simpan Pinjam juga Kebagian Jatah Kucuran Dana dari Pemerintah

Ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat LPDB bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan

Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah akan membantu likuiditas bagi Koperasi Simpan Pinjam. Langkah tersebut untuk membantu menjaga likuiditas koperasi selama pandemi virus corona (Covid-19). Bantuan tersebut akan dikucurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Pengurus Koperasi di Bali Khawatir Masyarakat Ramai-Ramai Tarik Simpanan Akibat Pandemi Covid-19

“Ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat LPDB bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan karena anggotanya tidak sanggup membayar cicilan,” ujar Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Teten Masduki usai rapat terbatas, Rabu (29/04/2020).

Masalah kredit macet memang terjadi akibat tekanan ekonomi dari pandemi Covid-19. Selain itu ada pula masalah anggota koperasi yang menarik simpanannya.

Nyaman dengan Usaha Baru, Perintis Taksi Sayur Online Ini Ikuti Pelatihan Kartu Pra Kerja

Teten menegaskan koperasi bisa mengajukan dana likuiditas kepada LPDB. Nantinya LPDB bisa menggunakan jaminan perlindungan kredit Perum Jamkrindo dan PT Askrindo.

Koperasi di Klungkung Terancam Kolaps Akibat Pandemi Covid-19

“Juga ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh koperasi simpan pinjam ketika mengajukan pembiayaan ke LPDB,” terang Teten.

Ketepatan pemberian dana likuiditas perlu dilakukan oleh pemerintah. Hal itu untuk menjamin koperasi yang mendapat bantuan adalah koperasi yang sehat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Koperasi simpan pinjam juga kebagian kucuran dana dari pemerintah, https://nasional.kontan.co.id/news/koperasi-simpan-pinjam-juga-kebagian-kucuran-dana-dari-pemerintah

Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved