Bali United

Tinggal di Zona Merah Covid-19,Pemain Bali United Arapenta:Alhamdulillah Lingkungan Saya Belum Kena

Mereka tinggal di Taman Harapan Baru Kota Bekasi. Di lokasi ini belum terdapat warga yang terpapar Covid - 19.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Arapenta Lingka Poerba. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Salah satu gelandang muda Bali United, Arapenta Lingka Purba, saat ini berada di Bekasi, Jawa Barat yang masuk zona merah pandemi Covid - 19 di Indonesia.

Arapenta, dan keluarga tetap menjalankan semua instruksi pemerintah agar terhindar dari paparan Covid - 19.

Mereka tinggal di Taman Harapan Baru Kota Bekasi. Di lokasi ini belum terdapat warga yang terpapar Covid - 19.

"Di sini zona merah juga mas tapi alhamdulillah di lingkungan saya belum ada yang kena," kata Arepenta Rabu (29/4/2020).

Tak Bisa Isolasi Mandiri, 4 Buruh Asal Sulawesi Dipulangkan dari Kuta Utara Badung

Tak Jalankan Restrukturisasi Kredit, Senator DPD RI Dapil Bali Laporkan Satu Lembaga Finance ke OJK

Oknum Staf LPP Denpasar Diduga Selundupkan Sabu, Sanksi Menunggu Hasil Pemeriksaan

Dia menambahkan, Alhamdulillah disini sehat, meski Bekasi zona merah.

 Semua keluarga melakukan semua aktivitas dari rumah saja.

"Kami berdoa dan berharap, semoga semua ini cepat berlalu dan kembali normal. Semua sudah rindu ingin kembali merumput," katanya.

Arapenta mengakui tahun ini harus menjalani ibadah puasa yang berbeda dengan sebelumnya, karena ditengah pandemi Covid- 19.

" Saya tetap puasa, beberapa hari berjalan normal, tapi memang tetap berada di rumah saja dimasa dan situasi ini, " ujar Arapenta.

Berharap Latihan Tim Kembali Berjalan, Siap Terbang dari Bekasi ke Bali

Arapenta, sangat siap terbang ke Bali jika latihan Bali United kembali digelar 1 Juni 2020. Seperti pernyataan pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco,  rencananya latihan tim pada awal Juni jika situasi pandemi Covid - 19 mulai membaik.

Arapenta mengaku sudah sangat siap, karena selama ini, tetap menjalani latihan di rumah sesuai program latihan yang diberikan tim pelatih.

" Inshallah sudah siap jalani latihan rutin tim di Bali. Selama ini saya juga sering jaga kondisi di rumah, untuk jaga kebugaran tubuh, " kata Arapenta.

Dia juga sangat senang jika kompetisi kembali digelar 1 Juli 2020. Namun, ia berdoa agar pandemi ini cepat hilang dan semuanya kembali normal.

" Kalau kembali liga 1 digelar Juli pasti semua pemain  sangat senang,dan lebih bersemangat lagi pastinya," ujarnya.

Meski saat ini situasi masih dalam darurat kesehatan akibat pandemi Covid - 19, ia optimis semua ini akan cepat berlalu.

"Harus optimis semua ini cepat berlalu.

Kalau soal latihan di rumah, ada juga program dari pelatih untuk semua pemain agar jangan drop saat kembali ke Bali," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved