Hendak Kabur, Pencuri di Asrama TNI, Dihadiahi Timah Panas Polisi Saat Diringkus di Rumahnya

Kasus dugaan pencurian di Asrama TNI Kompi B Yonif R 900/SBW Jalan Surapati, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, akhirnya terungkap

Istimewa
Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kasus dugaan pencurian di Asrama TNI Kompi B Yonif R 900/SBW Jalan Surapati, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, akhirnya terungkap setelah diselidiki oleh pihak berwenang. 

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., menyampaikan bahwa kejadian hilangnya barang milik korban yang merupakan anggota TNI Kompi B Yonif R 900/SBW tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2020) 

"Kejadian itu saat Para Personel Kompi B Yonif R 900/SBW melaksanakan kegiatan latihan dan dinas harian," ujarnya saat dijumpai di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Bali pada Kamis (30/4/2020).

PO Bus di Bali Protes Lantaran Dilarang Mengangkut Penumpang 

Perangi Covid-19, Brimob Polda Bali Serahkan APD untuk Rumah Sakit Umum Payangan Gianyar

Update Kasus Covid-19 di Bali, Positif: 7 Orang, Sembuh: 17 Orang, Dalam Perawatan 105 Orang

Lanjut Kapendam, pelaku melakukan aksinya dengan cara memanjat dan masuk melalui jendela rumah yang terbuka.

"Pada saat itu pelaku diketahui dan diamankan oleh korban sedangkan motifnya hanya karena faktor ekonomi," katanya.

Sementara itu, Komandan Kompi B Yonif R 900/SBW Kapten Inf Foco Aprianda mengambil langkah untuk memanggil orang tua pelaku serta menyerahkannya langsung ke Polres Buleleng guna diselidiki dan dilakukan penanganan lebih lanjut.

Warung Sepi Pembeli Digandeng Bank Mayapada Untuk Kegiatan Sosial Covid-19

Esok, Sanur Kauh Lakukan Isolasi Selektif, Buntut dari 6 Kasus Transmisi Lokal Positif Covid-19 

Peduli Covid-19, Selama Ramadan Bank Mayapada Thamrin Bagikan 500 Nasi Kotak Setiap Hari Kerja

"Dari hasil penyelidikan oleh Kepolisian dan olah TKP serta keterangan saksi-saksi, telah ditemukan bukti yang cukup terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana, sehingga otak pelaku pencurian yang berinisial KM berumur 27 tahun ini diamankan," paparnya

Namun, pada saat dilaksanakan penangkapan di rumahnya, pelaku KM yang ternyata merupakan seorang residivis berusaha untuk melarikan diri, sehingga pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian menembak kaki KM.

Ramadan di Tengah Pandemi Covid 19, Masjid Baitul Makmur Denpasar Adakan Program Kultum Live FB

"Jadi, tindakan tegas terukur oleh pihak yang berwenang tersebut dilakukan bukan pada saat di Markas Kompi B Yonif R 900/SBW, melainkan pada saat penangkapan pelaku KM di rumahnya," tegasnya.

Berdasarkan data dari Polres Buleleng, Pelaku KM merupakan seorang residivis yang telah melakukan perbuatan pidana yang sama dan telah menjalani hukuman sebanyak dua kali pada tahun 2013 dan pada 2017. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved