Anggaran Dipotong 60 Persen, Dinas Perikanan Badung Pesimis Target Benih Ikan Bisa Dilakukan

Kini program yang sudah dirancang sebelumnya, tak bisa berjalan maksimal lantaran adanya pemotongan anggaran

Dok Badung
Kepala Dinas Perikanan, Nyoman Suardana (tengah), saat berkordinasi dengan salah satu petani ikan. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Dinas Perikanan Kabupaten Badung tidak bisa berbuat banyak di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Gumi Keris.

Kini program yang sudah dirancang sebelumnya, tak bisa berjalan maksimal lantaran adanya pemotongan anggaran.

Pemotongan anggaran yang kembali dilakukan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung.

Sehingga salah satu program yakni meningkatkan target benih ikan tahun 2020, pesimis bisa dilakukan.

Kepala Dinas Perikanan, Nyoman Suardana tak menampik ada program yang dirancang tidak berjalan maksimal.

Ia mengatakan, semua itu lantaran dana di Dinas Perikanan dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Iya memang ada alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung. Jadi kita belum bisa menentukan target benih ikan tahun ini,” ujarnya saat dikofirmasi, Jumat (1/5/2020).

Sebelum ada realokasi anggaran, ia sudah menargetkan sebanyak 2 juta benih ikan tahun ini.

Pasalnya, pada tahun 2019 lalu benih ikan yang ditarget awalnya 1,3 juta, hanya saja meningkat menjadi 1,6 juta benih ikan.

Meski demikian, 1,6 juta tersebut, katanya belum mampu membantu semua kelompok petani ikan di Badung.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved