Corona di Bali

Bupati Jembrana Rencanakan Penghapusan Pajak PDAM Bagi Warga Kurang Mampu

Bupati Jembrana I Putu Artha saat ini sedang merancang penghapusan pajak PDAM

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Anggota TNI Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana bagikan nasi bungkus, di Pasar Umum Negara, Jembrana, Bali, Jumat (1/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha saat ini sedang merancang penghapusan pajak PDAM.

Hal ini dilakukan sebagai bagian penguatan ketahanan perekonomian Jembrana.

Selain juga, akan ada stimulus terhadap para pelaku UMKM.

Dimana nantinya akan ada gelontoran dana Rp 1 miliar untuk pemilik UMKM Jembrana.

"Ya kami rencanakan penghapusan pajak PDAM, dan akan memberi stimulus sebesar Rp 1 miliar," kata Artha saat berada di Pasar Umum Negara.

Artha mengaku, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga membantu sembako berupa beras.

Dimana beras itu berasal dari para pengusaha.

Mereka yang mendapat jatah beras adalah para pekerja di pasar dan sudah didata, dimana kebanyakan adalah warga tidak mampu.

"Ada sekitar 78 orang diberikan beras 5 kg, dan dibantu nasi bungkus. Apa yang diberi ini semoga bisa bermanfaat. Kami menyuruh tinggal di rumah, maka harus menyiapkan beras paling tidak selama sebulan bisa mencukupi mereka," bebernya.

(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved