Corona di Bali

Ribuan Warga Banjar Serokadan Bangli Jalani Rapid Tes Lanjutan

Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, terget 1430 jiwa tersebut merupakan jumlah warga yang tercatat sesuai admin

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas Satgas Penaggulangan Covid Bangli, I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Rapid test masal di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut kembali dilanjutkan Jumat (1/5/2020).

Sesuai target, tercatat 1430 warga yang akan menjalani tes rapid hari ini.

Humas Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, terget 1430 jiwa tersebut merupakan jumlah warga yang tercatat sesuai administrasi kependudukan.

Pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah warga yang akan dirapid hari ini.

"Yang tinggal sekarang belum tentu jumlahnya sekian, sebab ada kemungkinan warga yang masih tinggal di luar. Informasinya dari 195 warga yang tercatat sebagai PMI (Pekerja Migran Indonesia) baru 90 orang yang telah kembali," ucapnya.

Hadapi Pandemi Covid-19, Gede Mantrayasa Membuat Sebuah Aplikasi Khusus Mapping, Digunakan untuk Ini

Pasca Transmisi Lokal, Polres Tabanan Bagikan Masker dan Cek Suhu Tubuh di Pasar Dauh Pala

Cek Gudang Bulog, Wakapolres Badung Sebut Stok Beras Aman Hingga 7 Bulan ke Depan

Di samping itu, lanjut Dirgayusa, tercatat 223 warga di Banjar Serokadan yang dikecualikan pada rapid masal saat ini.

Sebab 223 warga tersebut merupakan hasil tracking temuan kasus positif sebelumnya.

"Secara total jumlah kasus positif di Banjar Serokadan tercatat sebanyak 15 kasus. 10 di antaranya merupakan transmisi lokal, sedangkan lima kasus lain merupakan PMI," ungkapnya.

Pria yang juga selaku Kadis Kominfosan Bangli itu menyebut kegiatan kali ini digelar di tiga titik lokasi. Antara lain Jaba Puri, Balai Banjar Tempek Kaja, dan SDN 2 Abuan.

Presiden AS Donald Trump Klaim Punya Bukti Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan

Warga Petulu Berutang untuk Bayar Rapid Test, Ini yang Dikatakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Gianyar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Pastikan Tak Ada Kenaikan Tunjangan Kinerja PNS Tahun Ini

"Khusus kegiatan di SD hanya untuk kegiatan swab saja. Berapa orang yang akan menjalani swab kami belum tahu. Sesuai informasi pelaksanaan swab hari ini diutamakan bagi keluarga PMI. Kemarin informasinya 136 orang juga sudah langsung dilakukan test swab," ujar Dirgayusa.

Disinggung terkait adanya kerusakan alat rapid test, mantan Camat Kintamani itu tidak menjelaskan secara jelas.

Pihaknya hanya menyebut sesuai hasil rapat di provinsi hari ini, Ka Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli memerintahkan untuk melaksanakan rapid ulang menggunakan alat tes yang berbeda.

Industri Pariwisata Akan Temukan Formula Baru, Inilah Prediksi Pariwisata Hong Kong Setelah Pandemi

Tetap Lanjutkan Kasus Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Said Didu, Luhut Didampingi 4 Pengacara Ini

"Sementara tidak dijelaskan apakah ada kesalahan dari alat rapid atau tidak. Ini hanya untuk membandingkan bagaimana hasilnya bilamana dilakukan rapid ulang."

"Untuk jumlahnya belum diketahui. Apakah menggunakan sistem sample, ataukah positifnya saja yang akan dirapid ulang, hal tersebut belum dijelaskan. Mungkin dalam rapat teknis lebih lanjut akan ditentukan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved