Sponsored Content

Vidcon dengan Perbekel Se-Badung, Wabup Suiasa Berharap BLT Dana Desa Tepat Sasaran

Berkaitan dengan penyaluran BLT Dana Desa, Wabup Suiasa mengharapkan agar bantuan tepat sasaran dan tepat waktu

Humas Pemkab Badung
Wabup Suiasa pimpin rapat koordinasi melalui vidcon dengan para camat dan perbekel se-Kabupaten Badung di RJ Wakil Bupati Badung, Jumat (1/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa pimpin Rapat Koordinasi melalui video conference (vidcon) dengan para camat dan perbekel se-Kabupaten Badung, di RJ Wakil Bupati Badung, Jumat (1/5/2020).

Rapat koordinasi terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ini juga diikuti Kepala Dinas PMD Komang Budi Argawa, Kepala Badan Litbang I Wayan Suambara, Inspektur Luh Suryaniti, Kadis Sosial I Ketut Sudarsana serta Kepala Cabang BPD Mangupura IGN Ngurah Bagus Artawan.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyampaikan kembali kebijakan-kebijakan strategis yang diambil Pemkab Badung, khususnya terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 yang telah dilakukan refocusing dan realokasi anggaran.

Untuk itu kebijakan-kebijakan tersebut harus disinergikan, baik dari kebijakan Pemkab Badung termasuk kebijakan dari pemerintah atasan yang akan menjadi pedoman dan dasar, serta acuan di desa.

"Dari refocusing dan realokasi anggaran tersebut, kita membuat kebijakan strategis yang telah disampaikan bapak bupati untuk kemudian sedapat mungkin nantinya disinkronisasikan. Kita sinergikan dalam membuat kegiatan-kegiatan, termasuk nanti yang akan dilaksanakan di tingkat desa," katanya.

Pihaknya juga mengatakan dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19, begitu banyak program yang dananya bersumber dari dana pemerintah pusat lintas departemen atau lintas kementerian.

Sehingga tujuan koordinasi tersebut harus disinkronkan semua.

"Untuk itu saya sampaikan agar ada kesamaan bahasa dan substansi dalam menyampaikan informasi tersebut ke masyarakat secara komplet dan komprehensif," jelasnya.

Berkaitan dengan penyaluran BLT Dana Desa, Wabup Suiasa mengharapkan agar bantuan tepat sasaran dan tepat waktu.

Ia mengatakan alokasi untuk bulan April agar segera dicairkan paling lambat minggu pertama bulan Mei 2020 sesuai surat Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Sementara itu Inspektur Luh Suryaniti mengingatkan kepada para perbekel untuk menghindari terjadinya duplikasi penerimaan bantuan dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19.

Diingatkan pula dalam rangka pencegahan Covid-19, banyak sekali terbit regulasi baik yang mengatur tentang APBD maupun yang mengatur tentang APBDes.

Sehingga pihaknya meminta agar nantinya tidak terjadi tumpang tindih bagi penerima manfaat, apakah nantinya menerima berupa BLT Dana Desa maupun berupa sembako.

"Saran kami agar nantinya ditetapkan dalam keputusan perbekel baik yang menerima BLT Dana Desa melalui rekening masing-masing penerima maupun masyarakat yang menerima dalam bentuk sembako," katanya.

(*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved