Bali United

Tak Bisa Shalat di Masjid, Ini yang Dilakukan Pemain Bali United Saat Ibadah Puasa Ramadhan

Umat muslim di Tanah Air pun, tetap khusuk menjalani ibadah bulan Ramadhan dari rumah saja selama masa puasa.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Rizal Fanany
Gelandang Bali United, M Taufiq menegaskan Bali United harus tetap kerja keras pada leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Semua warga Indonesia saat ini tetap menjalankan arahan pemerintah yakni belajar, berdoa, dan bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19.

Umat muslim di Tanah Air pun, tetap khusuk menjalani ibadah bulan Ramadhan dari rumah saja selama masa puasa.

Seperti gelandang Bali United M Taufiq, ia dan keluarga tetap menjalankan shalat di rumah mulai dari sahur hingga berbuka puasa dan shalat tarawih.

Meskipun sebenarnya lokasi tinggal Taufiq, tidak jauh dari Masjid Muhammad yang terletak di Jalan Imam Bonjol Denpasar, ia tetap melakukan semuanya dari rumah.

"Walaupun ngak bisa beribadah di masjid, sesuai peraturan pemerintah, saya dan keluarga tetap beribadah di rumah," kata Taufiq, Sabtu (2/5/2020).

Eks gelandang Persib Bandung dan Persebaya Surabaya ini mengatakan, ibadah shalat mulai sahur sampai berbuka puasa, juga sholat tarawih dilakukan di rumah saja.

" Istri juga selalu masakin buat kita buka puasa di rumah saja," ujar Taufiq. 

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco (TRIBUN BALI/RIZAL FANANY)

Sang Pelatih Idolakan Legenda Timnas Brazil Ini

 Pelatih Bali United asal Brasil Stefano Cugurra Teco, punya sosok pemain yang dikagumi.

Pemain tersebut juga berasal dari Brasil. Pemain ini berposisi sebagai penyerang.

Ia juga berasal dari kota yang sama dengan Stefano Cugurra Teco, yakni Rio de Jeneiro.

Sosok pemain ini adalah Romario de Souza atau yang akrab dipanggil Romario.

Ia adalah penyerang Timnas Brasil yang berhasil juara Piala Dunia tahun 1994. Teco pun memberi nama anak nya, Roma.

Romario merupakan penyerang Timnas Brasil dan sejumlah klub elit dunia seperti Barcelona dan Valencia.

Romario pensiun tahun 2006, dan dia merupakan pemain pertama yang mencetak 1000 gol sepanjang sejarah.

Bersama Timnas Brasil, ia bermain 71 kali dan mencetak 56 gol.

Pelatih Bali United, Teco saat ditanya, siapa pemain Brasil yang paling dikagumi, ia menjawab Romario.

" Bukan personal Life, Tapi saya lihat Brasil juara piala Dunia tahun 1994, setelah lama Brasil tidak juara.

Waktu itu Romário pemain paling penting di dalam tim," kata pelatih yang membawa Bali United dan Persija Jakarta juara Liga I Indonesia secara beruntun.

Teco mengatakan, waktu itu, Romario masuk bermain di pertandingan terakhir kualifikasi piala dunia langsung cetak dua gol lawan Uruguay.

" Langsung ada perubahan saat dia ada di dalam Timnas Brasil," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved